Berita Viral
Resmi Naik! Harga BBM Terbaru Per 1 Oktober 2024 di SPBU Seluruh Indonesia Cek Disini
Resmi naik, harga minyak BBM terbaru per 1 Oktober 2024 lengkap dengan rincian harga BBM terbaru di SPBU seluruh Indonesia cek disini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Resmi naik, harga minyak BBM terbaru per 1 Oktober 2024 lengkap dengan rincian harga BBM terbaru di SPBU seluruh Indonesia cek disini.
Pemerintah kembali melakukan penyesuaian harga BBM terbaru berdasarkan tren harga minyak dunia yang dilakukan setiap awal bulan.
Kebijakan ini menjadi pedoman pemerintah dalam menentukan harga BBM dan sumber energi lainnya sepeti gas elpiji dan tarif listrik PLN.
Terbaru, kondisi harga minyak naik tipis pagi ini.
Hal ini dipuicu meningkatnya kekhawatiran potensi gangguan pasokan dari wilayah Timur Tengah setelah Israel meningkatkan serangan terhadap pasukan yang didukung Iran.
• Cara Praktis Daftar QR Code untuk Isi BBM Subsidi Pertalite di SPBU Pertamina Per 1 Oktober 2024
Pada Senin 30 September 2024 pukul 07.45 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman November 2024 naik 16 sen, atau 0,22 persen, menjadi US dolar 72,14 per barel.
Kontrak tersebut berakhir pada hari ini dan kontrak yang lebih aktif untuk pengiriman Desember naik 10 sen, atau 0,14 persen, menjadi US dolar 71,64 per barel.
Sejalan, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman November 2024 naik 8 sen, atau 0,12 persen, menjadi US$ 68,26 per barel.
Minggu lalu, Brent turun sekitar 3 persen.
Sementara WTI turun sekitar 5 persen karena kekhawatiran permintaan meningkat setelah stimulus fiskal dari China, ekonomi terbesar kedua di dunia dan importir minyak teratas, gagal meyakinkan kepercayaan pasar.
Namun, harga pada hari Senin didukung oleh kemungkinan meluasnya konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran, produsen utama dan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), setelah Israel meningkatkan serangannya terhadap kelompok militan Hizbullah dan Houthi yang didukung Iran.
"Eskalasi serangan baru-baru ini di Timur Tengah meningkatkan kemungkinan Iran terseret langsung ke dalam konflik, yang menimbulkan risiko signifikan terkait gangguan pasokan pada produsen OPEC," kata ANZ Research dalam sebuah catatan.
Israel mengatakan telah mengebom target Houthi di Yaman pada hari Minggu, memperluas konfrontasinya dengan sekutu Iran dua hari setelah membunuh pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah dalam konflik yang meningkat di Lebanon.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin telah memberi wewenang kepada militer untuk memperkuat kehadirannya di Timur Tengah.
Dengan Pentagon mengatakan pada hari Minggu bahwa jika Iran, mitranya, atau proksinya menargetkan personel atau kepentingan AS, Washington "akan mengambil setiap tindakan yang diperlukan untuk membela rakyat kami".
| Terungkap! Alasan Meta PHK 8.000 Karyawan, Terancam Bangkrut? |
|
|---|
| Viral Jembatan Cangar, Kembali Diselimuti Duka Setelah Penemuan Jasad Pria |
|
|---|
| Terungkap! Penyebab Sebenarnya Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Kotak Sumbangan Pernikahan Dicuri di Gunungkidul, Uang Rp15 Juta Raib |
|
|---|
| Strategi Baru Banten, Penagihan Pajak Kendaraan Dilakukan dari Pintu ke Pintu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Resmi-Naik-Harga-BBM-Terbaru-Per-1-Oktober-2024-di-SPBU-Seluruh-Indonesia-Cek-Disini.jpg)