Poltesa Latih PKK Desa Sebangun Olah Mie Sagu Instan 

Kepala Desa Sebangun Sarbini menyambut baik pelatihan yang dilakukan dosen Poltesa kepada penggerak PKK Desa dalam proses pembuatan mie sagu.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Warga Desa Sebangun yang tergabung dalam PKK desa mengikuti pelatihan pembuatan mie sagu instan. Pelatihan digelar Dosen Poltesa bersama sejumlah mahasiswa di aula Desa Sebangun, Senin 30 September 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi yang tergabung dalam tim penggerak PKK mengikuti pelatihan pembuatan mie sagu, Senin 30 September 2024.

Pelatihan pembuatan mie sagu didampingi dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) di aula Kantor Desa Sebangun.

Kegiatan ini diinisiasi sejumlah dosen Poltesa dalam rangka peningkatan nilai tambah sagu melalui pelatihan pembuatan mie sagu instan di Desa Sebangun.

Kepala Desa Sebangun Sarbini menyambut baik pelatihan yang dilakukan dosen Poltesa kepada penggerak PKK Desa dalam proses pembuatan mie sagu.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Poltesa yang telah memberikan perhatiannya kepada masyarakat Desa Sebangun," kata Sarbini.

Baca juga: Pastikan Kamtibmas Jelang Pilkada, Polsek Sambas Patroli Skala Besar

Sarbini bilang, ia mewakili masyarakat Desa Sebangun mengapresiasi pendampingan yang diberikan untuk peningkatan nilai tambah sagu menjadi produk olahan. 

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Poltesa, semoga dengan adanya kegiatan ini kami dapat menghasilkan produk olahan mie sagu dari Desa Sebangun," katanya.

Pelatihan pengolahan sagu dibekali oleh  Dosen Program Studi (Prodi) Agroindustri Pangan (AIP) Poltesa terdiri dari Gusti Randy dan Andi Maryam. Bahkan sejumlah mahasiswa ikut dilibatkan.

Ketua tim dosen Poltesa Gusti Randy Pratama mengatakan, pelatihan itu merupakan program Hibah PKM Dana DIPA Poltesa 2024.

Pihaknya juga menyerahkan bantuan mesin penggiling mie kepada PKK di Desa Sebangun. 

Menurut Gusti Randy Pratama, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah sagu.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Sebangun dalam mengolah sagu menjadi produk mie sagu instan," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan output dari kegiatan ini adalah terciptanya produk mie sagu instan dari Desa Sebangun.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan output yang baik bagi masyarakat, khususnya bagi Ibu-ibu PKK Desa Sebangun yang kedepan dapat memproduksi produk mie sagu instan dengan varian rasa mie goreng dengan merek Nginde', yang menjadi salah satu produk unggulan berbahan lokal Desa Sebangun," jelasnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved