MotoGP

Marc Marquez Cuek dengan Dendam Masa Lalu Valentino Rossi

Valentino Rossi kembali mengungkit kejadian pada masa lalu, tepatnya yang terjadi pada tahun 2015 saat menghadiri podcast 'Mig Babol'.

Editor: Rizky Zulham
Dok. MotoGP.com
Momen Marc Marquez minta berjabat tangan dengan Valentino Rossi. Marc Marquez Cuek dengan Dendam Masa Lalu Valentino Rossi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Akhir-akhir ini dendam dan kisah masa lalu perseteruan Marc Marquez dan Valentino Rossi ramai diungkap.

Menyikapi itu, Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, langsung bereaksi soal perkataan Valentino Rossi yang lagi ramai di media sosial.

Valentino Rossi kembali mengungkit kejadian pada masa lalu, tepatnya yang terjadi pada tahun 2015 saat menghadiri podcast 'Mig Babol'.

Dalam podcast yang baru dirilis sekitar satu pekan yang lalu itu, Rossi mengungkapkan sudut pandangnya mengenai Marc Marquez.

Rossi menyatakan bahwa Marquez adalah pembalap paling kotor yang ia temui sepanjang karier balapnya.

Bagnaia Tercepat! Hasil Latihan Bebas MotoGP Emilia Romagna 2024 Hasil FP1 FP2 FP3 Moto2 dan Moto3

Tak hanya itu, pembalap berjuluk The Doctor itu juga mengklaim bahwa Marquez merupakan biang keladi yang membuatnya gagal juara dunia MotoGP 2015.

Marquez kemudian bereaksi dengan pernyataan Rossi yang tampaknya masih memiliki dendam akibat kejadian pada masa lalu.

Pembalap asal Cervera, Spanyol itu langsung mendapatkan pertanyaan setibanya di Sirkuit Misano, Italia jelang seri balap MotoGP Emilia Romagna 2024.

“Tentu saja saya sudah mendengarnya. Dan selain itu, saya sudah melihat videonya," kata Marquez kepada mikrofon DAZN dikutip via Motosan.

"Tetapi saat ini saya memiliki banyak hal yang lebih penting untuk memperhatikan atau memperhatikan kata-kata itu."

"Saya memiliki pekerjaan di lintasan, saya adalah seorang pembalap yang aktif, jadi saya tidak tertarik atau terpengaruh oleh perang tersebut."

"Saya telah melalui semuanya," ujar Marquez menjelaskan.

"Jadi saya tahu persis di mana kepala saya harus berada, dan saya tidak ingin siapa pun, yang tidak terjadi di masa lalu dan tidak akan terjadi di masa sekarang, mengeluarkan pikiran saya dari kepala saya,” ujar juara dunia delapan kali itu.

Marquez berusaha tak mau terpengaruh dengan sesuatu negatif di luar balapan tentang dirinya.

Dia tak mau mengomentari perkataan Rossi terlalu banyak setelah ketegangan yang terjadi pada masa lalu menjadikan keduanya sebagai rival abadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved