MotoGP

RESMI Marc Marquez Ancam Pecco Bagnaia dan Jorge Martin di MotoGP Emilia Romagna 2024

Marc Marquez resmi mengancam dua pebalap di puncak Klasemen MotoGP 2024, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.

Editor: Rizky Zulham
X @88jorgemartin
Aksi Pembalap Ducati Prima Pramac Racing Jorge Martin di lintasan balap MotoGP. Jorge Martin saat ini memimpin Klasemen sementara MotoGP 2024. RESMI Marc Marquez Ancam Pecco Bagnaia dan Jorge Martin di MotoGP Emilia Romagna 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Marc Marquez resmi mengancam dua pebalap di puncak Klasemen MotoGP 2024, Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.

Seri ke-14 MotoGP Emilia Romagna 2024 menjadi saksi sengitnya perebutan gelar juara MotoGP.

Pembalap tim Gresini Racing, Marc Marquez, membuka peluangnya menjadi lebih lebar di MotoGP 2024 setelah dua kemenangan beruntun.

Marc Marquez mendekatkan diri ke puncak klasemen menyusul kemenangan yang diraih dalam balapan terkini pada seri ke-13 GP San Marino.

Tersandung di kualifikasi karena terjatuh, Marquez mengonversi posisi start kesembilan yang tak ideal dengan dengan finis kelima saat sprint dan kemenangan saat balapan GP.

Kemenangan pada balapan hari Minggu di Misano membuat Marquez telah mengumpulkan 67 poin dari maksimal 74 poin yang bisa diraih dari dua seri terakhir.

Marc Marquez Juara Misano Jilid 2, Cek Hasil MotoGP Emilia Romagna 2024 Live Trans7 Minggu

Catatan penting dari rangkaian kesuksesan Marquez akhir-akhir ini adalah bagaimana dia selalu mampu bersinar di kondisi yang sulit.

Pada GP Aragon, pembalap dihadapkan kondisi low grip karena aspal baru. Adapun pada balapan GP San Marino biang keroknya adalah hujan yang turun sesaat di tengah balapan.

Kedigdayaan Marquez tersebut mendapatkan pujian dari mantan pembalap, Neil Hodgson, dalam analisisnya di TNT Sports.

Hodgson menyoroti kemampuan Marquez untuk mengalahkan naluri manusia untuk berhati-hati saat situasinya tidak mudah.

Menariknya, kebiasaan Marquez untuk terjatuh justru jarang terjadi pada saat itu.

"Biasanya ketika dia melakukannya, itu lebih sering berhasil daripada gagal," ucapnya merujuk perubahan Marquez menjadi 'binatang' saat kondisinya sulit, dikutip dari Crash.

"Dia berulang kali terjatuh dan akan terjatuh lebih banyak lagi."

"Namun, ketika dia memberikan semuanya ... dia punya kemampuan aneh ini untuk tidak terjatuh di kondisi yang sulit."

"Untuk tetap menjaga temperatur ban, kita harus menekan. Namun, (cobalah) memberi tahu otak kita bahwa kita harus melaju di sana dengan komitmen yang penuh."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved