Kualifikasi Piala Dunia 2026

Head To Head Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kenangan Buruk 10-0

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk melaju ke putaran final Piala Dunia.

Editor: Jimmi Abraham
.
Timnas Indonesia akan melakoni babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan menghadapi Bahrain pada 10 Oktober 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan mereka di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan menghadapi Bahrain pada 10 Oktober 2024.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk melaju ke putaran final Piala Dunia.

Indonesia dan Bahrain telah memiliki sejarah pertemuan yang penuh warna, dengan hasil yang bervariasi dari waktu ke waktu.

Dalam pertandingan terakhir antara kedua tim, Indonesia kalah tipis 0-1 dari Bahrain pada Anniversary Cup 2018 yang digelar di Stadion Pakan Sari, Bogor.

Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Asia U20 2025, Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U20

Meskipun kalah, Timnas Indonesia menunjukkan performa yang cukup baik dalam pertandingan tersebut.

Namun, hasil tersebut masih membekas di ingatan banyak penggemar sepak bola Indonesia karena memori buruk dari pertemuan sebelumnya.

Pertemuan paling kontroversial antara Indonesia dan Bahrain terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2012.

Indonesia mengalami kekalahan telak 0-10, yang merupakan salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah tim nasional.

Pada saat itu, Indonesia mengalami masalah dualisme federasi yang menyebabkan terbentuknya dua timnas berbeda, dan tim yang kalah besar tersebut bukanlah representasi dari skuad terbaik Indonesia.

Baca juga: Timnas Indonesia Usung Misi Kemenangan Melawan Bahrain dan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Melihat sejarah head to head, Indonesia dan Bahrain sudah bertemu beberapa kali dengan hasil yang cukup bervariasi.

Pada 1980, Indonesia mengalahkan Bahrain 3-2. Pada 1982 dan 1988, kedua tim bermain imbang 1-1 dan 0-0.

Namun, Bahrain mulai menunjukkan dominasi pada 2004 dengan kemenangan 3-1, sementara Indonesia membalas pada 2007 dengan skor 2-1.

Pertemuan 2011 berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi Indonesia, sebelum kekalahan telak 0-10 pada 2012 dan kekalahan tipis 1-2 pada 2018.

Dengan catatan tersebut, pertandingan mendatang pada 10 Oktober 2024 diharapkan bisa menjadi momen kebangkitan bagi Timnas Indonesia.

Pelatih dan pemain akan berusaha keras untuk meraih hasil positif dan menghapus kenangan buruk dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved