DP3KB Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Bersama FKUB

"Kita terus mengupayakan untuk ibu hamil ini agar anemia (hemoglobin) tidak boleh dibawah 11, jadi tiga bulan sebelum menikah calon ibu wajib mengkons

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERLIANUS TEDI YAHYA
Foto bersama dalam acara Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kubu Raya bertempat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis 12 September 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kubu Raya menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kubu Raya bertempat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis 12 September 2024.

Kepala DP3KB Kabupaten Kubu Raya, Dyah Tut Wuri Handayani mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan koordinasi dalam mewujudkan percepatan penurunan angka stunting.

"Kita berfokus pada pencegahan dari hulu yaitu pencegahan melalui pembimbingan perkawinan," katanya.  

Ia mengatakan, melakui kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran FKUB yang terdiri dari beberapa umat beragama ini, untuk bersama-sama memberikan konseling pencegahan stunting agar tidak ada lagi kasus baru.

"Kita terus mengupayakan untuk ibu hamil ini agar anemia (hemoglobin) tidak boleh dibawah 11, jadi tiga bulan sebelum menikah calon ibu wajib mengkonsumsi zat besi kemudian untuk suami harus mengkonsumsi zinc," jelasnya.

DAFTAR Anggota DPRD Kubu Raya 2024-2029! Dapil 6 Kubu Raya Mendominasi dengan Raih 9 Kursi

"Didalam konseling itu bagi calon pengantin pria ini juga tidak boleh merokok agar kualitas calon anaknya baik," tambahnya.

Sementara itu, Pj Bupati Kubu Raya, Sy Kamaruzaman juga mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya melakukan evaluasi dalam penurunan angka stunting di Kubu Raya.

"Penurunan stunting ini juga menjadi salah satu upaya kita untuk terus melakukan evaluasi karena data di Kubu Raya itu belum melampaui target nasional 14 persen, sementara kita baru 25,4 persen," katanya.

Proses penurunan stunting ini juga terus dilakukan secara masiv oleh pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang bekerjasama dengan sejumlah stakeholder di berbagai kegiatan.

"Prosesnya kita mulai dari anak remaja dengan memberikan edukasi terkait stunting ini. Sehingga harapannya generasi ini bisa tumbuh subur dan sehat," ungkapnya.

Kemudian melalui perkembangan pernikahan bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kubu Raya ini diharapkan juga dapat memberikan pencerahan kepada calon-calon pengantin.

"Mereka akan mendapatkan nasehat-nasehat perkawinan, sehingga mereka akan melahirkan bayi-bayi yang sehat. Melalui rapat ini kita harapkan dapat mencapai dan melampaui target nasional, " jelasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved