Harisson dan Windy Dinobatkan Sebagai Bapak dan Ibu Peduli Anak Kalbar

Harisson menyebut tetangga memiliki peran penting untuk bisa mengetahui dan mencermati yang terjadi pada lingkungan sekitar rumah mereka.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto bersama Penjabat (Pj) Gubernur Harisson dan  Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Barat (Kalbar) Windy Prihastari bersama anak-anak pada momentum peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Kalbar pada Selasa 2 September 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Harisson dan Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Barat (Kalbar) Windy Prihastari dinobatkan sebagai Bapak dan Ibu Peduli Anak.

Penobatan itu dilakukan dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Kalbar pada Selasa 2 September 2024.

Gelar Bapak Ibu Peduli Anak yang diberikan kepada Harisson dan Windy bukan tanpa alasan. Keduanya dinilai memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap anak-anak Kalbar.

Terutama dalam upaya mempersiapkan anak-anak Kalbar menjadi generasi berkualitas untuk menyonsong Indonesia Emas 2045.

Harisson dan Windy memang memiliki keseriusan dan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak Kalbar.

Baca juga: Rudi Mahalli Ilyas Resmi Pimpin Hiswana Migas Pontianak Periode 2024-2028

Sejumlah program inovasi sengaja dihadirkan untuk membentuk anak-anak Kalbar menjadi generasi emas 2045. Lantaran pada masa itu Indonesia diprediksi akan masuk empat negara besar di dunia.

Harisson mengingatkan semua pihak untuk peduli terutama dalam menekan pernikahan dini dan kekerasan anak.

Saat ini menurutnya Pemerintah Provinsi (Kalbar) menggandeng stakeholder misalnya Kementrian Agama untuk mengedukasi orang tua agar tidak menikahkan anak mereka dalam usia dini.

"Agar mereka (anak-anak) menikmati dulu mengikuti dulu pendidikannya baru mereka kita nikahkan," ungkap Pj Gubernur Harisson.

Kemudian, masalah kekerasan anak menurut Harisson harus menjadi perhatian serius banyak pihak.

Misalnya dalam lingkungan masyarakat harus meningkatkan kepedulian antar sesama. Ditekankan Harisson para tetangga harus saling menjaga dan peduli satu sama lain.

Harisson menyebut tetangga memiliki peran penting untuk bisa mengetahui dan mencermati yang terjadi pada lingkungan sekitar rumah mereka.

Terutama hal-hal yang terjadi kepada tetangga masing-masing Sehingga jika ditemukan adanya kekerasan pada anak dan rumah tangga segera dilaporkan.

"Saya harapkan tetangga saling peduli dengan yang terjadi dilingkungan masyarakat misalnya terjadi kekerasan pada anak segera laporkan jika dicurigai ada kekerasan pada anak," tutup Harisson. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved