MotoGP

Diluar Nalar! Bantuan Epic Bastianini untuk Bagnaia dan Martin Bikin Marquez Menderita

Pasalnya hasil tersebut membuat Marc Marquez harus menderita karena gagal naik podium dan harus puas finish di urutan keempat.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
X @DucatiCorse
Pembalap Ducati Lenovo Team Enea Bastianini saat berkasi di lintasan balap MotoGP. Diluar Nalar! Bantuan Epic Bastianini untuk Bagnaia dan Martin Bikin Marquez Menderita. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berhasil finish di urutan ketiga pada hasil MotoGP Austria 2024 membuat Enea Bastinini menjadi sorotan.

Pasalnya hasil tersebut membuat Marc Marquez harus menderita karena gagal naik podium dan harus puas finish di urutan keempat.

Pembalap Ducati, Enea Bastianini, gagal melanjutkan dua kemenangan pada MotoGP Inggris 2024 dengan finis ketiga pada MotoGP Austria 2024 di Red Bull Ring, Minggu (18/8/2024).

Finis ketiga membuat Bastinini menyelamatkan diri dari kejaran Marc Marquez (Gresini) yang melakukan comeback setelah tercecer ke posisi-13 dari start posisi ke-3, lalu finis keempat.

Hasil balapan tersebut membuat 'korban' Marc Marquez yang akan bergabung dengan Ducati musim depan itu masih di posisi ketiga klasemen.

BEDA Jadwal MotoGP Aragon 2024 Live Trans7 Minggu Akhir Pekan Ini Tayang Jam Berapa? Momen Marquez

Pembalap 26 tahun itu sebelumnya merebut posisi ketiga klasemen dari Marquez sejak memenangi sprint race MotoGP Inggris 2024.

Bastianini menjelaskan kurangnya kecepatan balapan di akhir MotoGP Austria.

Dia tidak punya apa-apa untuk diperjuangkan demi kemenangan MotoGP Austria 2024.

Dia meraih posisi ketiga di MotoGP Austria, sesuatu yang ia akui membuatnya senang meskipun jelas kurang cepat dibandingkan dengan rekan satu timnya, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin (Pramac).

Bastianini memulai dari posisi ketujuh, tetapi berada di posisi ketiga pada akhir tikungan pertama padalap pertama.

Setelah keunggulannya dalam menghemat ban di Sirkuit Silverstone, Inggris diharapkan bahwa posisi start yang kuat seperti itu akan menempatkan Bastianini di tempat yang tepat untuk memanfaatkan kecepatan balapannya di akhir balapan pada tahap akhir balapan Red Bull Ring.

Namun, ternyata tidak demikian dan Bastianini finis tujuh detik di belakang Bagnaia yang menjadi juara balapan.

Bastianini menjelaskan mengapa tata letak Red Bull Ring yang tidak memungkinkannya untuk memanfaatkan kekuatannya di akhir balapan seperti yang ia lakukan di Silverstone yang lebih lancar.

"Kali ini, momen itu tidak datang karena lintasan ini tidak seperti lintasan biasanya. Aneh karena kami harus mengerem berkali-kali dan juga banyak mengerem di lintasan lurus," kata Bastinini dilansir dari Crash.

"Ketika Anda harus melakukan satu akselerasi, Anda berputar seperti pembalap lain, Anda tidak dapat melakukan apa pun untuk menyelamatkan ban."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved