Perkumpulan Juang Kencana Bantu Pencegahan Stunting

kegiatan ini juga dilaksanakan susur sungai menggunakan kapal wisata yang diikuti puluhan lansia sekaligus diisi dengan penyampaian peran lansia.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Perkumpulan Juang Kencana (Juken) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Sekolah Lansia dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun Perkumpulan Juken yang ke-24 di Pontianak, Selasa 13 Agustus 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perkumpulan Juang Kencana (Juken) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Sekolah Lansia dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun Perkumpulan Juken yang ke-24 di Pontianak, Selasa 13 Agustus 2024.

Pada momentum ini, BKKBN Kalbar memberikan pemahaman kembali kepada para lansia untuk untuk mengisi aktivitasnya dengan berbagai kegiatan yang lebih produktif, karena memang anggota Juken ini merupakan pensiunan dari BKKBN.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan susur sungai menggunakan kapal wisata yang diikuti puluhan lansia sekaligus diisi dengan penyampaian tentang peran lansia dalam keluarga.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Kalbar, Abdul Rakhman mengatakan, kehadiran lansia yang tergabung dalam Perkumpulan Juang Kencana (Juken) diharapkan dapat ikut serta dalam mendukung program pencegahan stunting di Kalimantan Barat.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya mengkhwatirkan terjadinya lonjakan lansia.

Baca juga: Windy Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kubu Raya

Hal tersebut karena tingkat harapan hidup di Kalbar semakin tahun semakin meningkat.

Oleh sebab itu, BKKBN Kalbar memberdayakan para lansia agar mengisi aktivitasnya lebih produktif sehingga kehadiran para lansia ini dapat mendukung dalam program  pembangun keluarga, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Bangga Kencana) serta pencegahan stunting.

“Maka kita berdayakan lansia ini untuk mendukung program Bangga Kencana dan pencegahan stunting. Korelasinya anggota Juken inikan tersebar di berbagai daerah,” ujarnya.

"Kita harapkan mereka itu memberikan informasi yang benar terhadap pencegahan stunting sehingga nantinya tidak ada stunting baru di sekeliling mereka, terutama dalam keluarga yang punya remaja atau calon pengantin,” pungkas Abdul Rakhman. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved