Perbaiki Mekanisme Distribusi Disperindagkop Sintang Akan Tertibkan Pangkalan Gas Bodong di Ketungau

"Saya bantu distribusi LPG, ada 600 tabung. Rencana kita bekerja keras untuk stabilitas gas LPG ini ke pangkalan. Sekarang tidak boleh ambil gas di Ba

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Sintang, Arbudin ditemui usai rapat paripurna di DPRD Sintang, Senin 5 Agustus 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Sintang akan menggelar rapat terpadu untuk membahas mekanisme distribusi gas LPG di wilayah Ketungau Hulu.

Rapat terpadu ini juga untuk membahas soal temuan beberapa pangkalan gas diduga bodong di wilayah ketungau.

"Untuk beberapa pangkalan di ketungau yang ternyata kami dapati bodong. Kemungkinan minggu ini ada rapat terpadu yang dipimpin oleh Wakil Bupati untuk memperbaiki mekanisme distribusi ini dari agen ke pangkalan resmi. Ada beberapa yang bodong. Yang resmi tentu terdaftar. Yang bodong ini hanya namanya ada tapi orangnya tidak ada. Udah kita cek ke Camat dan kades," ungkap Kadisperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Arbudin Senin 5 Agustus 2024.

"Tidak ada pangkalan ini. Hanya nama saja. Pangkalan ambil di agen tunggal. Kita akan cek data agen dan pangkalan informasi dari desa dan kecamatan. Kalau ada kita cabut izinya," kata Arbudin.

Pada pertengahan Juli lalu, terjadi kelangkaan gas LPG di Ketungau Hulu. Harga pertabungnya bahkan mencapai Rp 60 ribu.

Welbertus Dorong Pemda Sintang Buat Jalan Alternatif untuk Atasi Kemacetan Saat PGD

Arbudin menyebut pihaknya sudah mengirim 600 tabung LPG ke ketungau untuk mengatasi kelangkaan tersebut.

"Saya bantu distribusi LPG, ada 600 tabung. Rencana kita bekerja keras untuk stabilitas gas LPG ini ke pangkalan. Sekarang tidak boleh ambil gas di Balai Karangan karena itu menyalahi aturan. Kita akan tertibkan," jelasnya.

Meski sudah dikirim 600 tabung, harga gas melon di Ketungau Hulu masih belum stabil. Per hari ini, harga gas ukuran 3 KG itu masih Rp 50 ribu.

"Belum stabil. Harganya 45-50 ribu per tabung," kata Saben, warga Ketungau Hulu. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved