Sering Dianggap Limbah, Serbuk Gergaji Dimanfaatkan Sebagai Sumber Energi PLTU Bengkayang

Dia menerangkan, serbuk gergaji atau sawdust yang memenuhi area kerja sawmill kemudian dibakar untuk menghilangkannya nyamuk.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Imam Maksum
Slamet Febriyanto, Manager Layanan Operasi dan Manajemen Stakeholder Wilayah VIII Kalimantan bersama Manager PLN IP UBP Singkawang Slamet Muji Raharjo melakukan ujicoba cofiring sawdust di PLTU Bengkayang. Uji coba cofiring sawdust atau serbuk gergaji ini untuk mendukung energi baru terbarukan dan Net Zero Emission tahun 2060, Kamis 25 Juli 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Limbah industri kayu, serbuk gergaji dimanfaatkan sebagai bahan baku pembangkit listrik. Inovasi ini diuji coba PLTU Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis 25 Juli 2024.

Uji coba cofiring sawdust atau serbuk gergaji dihadiri langsung Slamet Febriyanto selaku Manager Layanan Operasi dan Manajemen Stakeholeder Wilayah VIII Kalimantan.

Slamet Febriyanto mengatakan, pemanfaatan sawdust merupakan inovasi baru di PLTU Bengkayang. Sawdust, kata Febri kerap dinilai sebagai limbah bagi para pelaku usaha sawmill.

"Jadi untuk sawdust ini memang pemanfaatan baru, terutama di sekitar PLTU Bengkayang. Karena memang sebelumnya sawdust ini limbah bagi teman-teman produksi sawmill," ujar Febri, Kamis 25 Juli 2024.

Dia menerangkan, serbuk gergaji atau sawdust yang memenuhi area kerja sawmill kemudian dibakar untuk menghilangkannya nyamuk.

Baca juga: Dukung Energi Baru Terbarukan, PLTU Bengkayang Uji Coba Cofiring Sawdust

"Karena sebelumnya sawdust ini menjadi limbah yang memenuhi area tempat kerja mereka, sehingga mengganggu area kerja mereka. Untuk menguranginya bukan dikirim ke PLTU tetapi dibakar sendiri untuk menghilangkan nyamuk," jelasnya.

Kemudian, sebab itulah Febri menambahkan, PLN Energi Premier Indonesia (EPI) bekerja sama dengan mitra memberdayakan masyarakat lokal terkait pemanfaatan sawdust.

"Karena ini salah satu energi baru terbarukan dapat membangun mendukung program pemerintah tahun 2060 nanti," ucapnya. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved