Petani Singkawang Ini Mendapatkan Ketenangan Berkat JKN

Kehadiran Program JKN telah banyak membantu Mulyadi dan keluarganya dalam memberikan akses ke layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus...

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Mulyadi (68) merupakan salah satu peserta JKN yang mendapatkan bantuan iuran (PBI) dari pemerintah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Mulyadi (68) merupakan salah satu peserta JKN yang mendapatkan bantuan iuran (PBI) dari pemerintah.

Dirinya berasal dari Kota Singkawang dan bekerja sebagai petani.

Saat ini, ia sedang menjalani perawatan rawat jalan di Rumah Sakit Santo Vincentius Singkawang.

Mulyadi bercerita jika biaya pengobatan telah menjadi beban yang berat bagi dirinya dan keluarga.

Kehadiran Program JKN telah banyak membantu Mulyadi dan keluarganya dalam memberikan akses ke layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus terbebani oleh biaya yang tinggi.

"Alhamdulillah, selama menjadi peserta JKN saya tidak pernah mengalami masalah. Pelayanan yang saya terima dari BPJS Kesehatan maupun dari fasilitas kesehatan selalu memuaskan. Mereka selalu siap membantu dan melayani dengan baik. Setiap kali saya membutuhkan bantuan atau perawatan medis, saya selalu merasa didampingi dengan penuh perhatian dan profesionalisme. Petugas medis dan staf BPJS Kesehatan tidak hanya memberikan pelayanan yang baik, tetapi juga selalu memastikan bahwa saya memahami setiap prosedur dan langkah perawatan yang harus dijalani. Hal ini sangat membantu saya dalam menghadapi situasi yang sulit dengan lebih tenang dan percaya diri" ungkap Mulyadi dengan penuh rasa syukur saat ditemui oleh Tim Jamkesnews, Selasa (25/06).

Mulyadi bercerita bahwa sebelum ada Program JKN, ia sering merasa cemas setiap kali ada anggota keluarganya yang sakit.

Biaya pengobatan yang mahal sering kali menjadi penghalang yang besar untuk mendapatkan perawatan yang layak bagi mereka.

Namun, dengan adanya JKN kecemasan itu berkurang secara signifikan.

4 Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan Saat Ini, Apa Saja?

Ia merasa lega karena kini bisa membawa anggota keluarganya ke fasilitas kesehatan tanpa harus terus-menerus khawatir tentang biaya yang akan timbul atau membebani kondisi keuangan keluarganya.

"Program ini benar-benar membantu kami yang penghasilannya terbatas. Sebagai petani, penghasilan saya tidak menentu dan sering kali tidak cukup untuk biaya pengobatan yang mungkin mendesak. Dengan JKN, saya dan keluarga bisa lebih tenang dan merasa aman. Tidak perlu pusing memikirkan biaya apabila suatu saat nanti terkena musibah penyakit yang mengharuskan untuk berobat, karena kami tahu bahwa akses kami ke perawatan kesehatan akan tetap terjamin dan tidak akan membebani kondisi keuangan keluarga," tambah Mulyadi.

Mulyadi juga berpesan kepada BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja dan mutu layanannya.

Ia berharap agar BPJS Kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil, agar mereka juga bisa merasakan manfaat dari program ini.

Ia mengakui bahwa Program JKN telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu, dan ia berharap program ini terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang sangat baik selama ini. Saya juga berharap agar BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas layanannya dan menjangkau lebih banyak masyarakat. JKN adalah program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak mampu membiayai sendiri biaya kesehatannya. Saya juga berharap sosialisasi dan edukasi tentang JKN dapat dilakukan lebih gencar agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program ini," pesan Mulyadi dengan penuh semangat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved