MotoGP

Dani Pedrosa Bongkar Rahasia Terbesar Marc Marquez, Sebut Lebih Hebat dari Valentino Rossi

Mantan pembalap MotoGP, Dani Pedrosa membongkar rahasia terbsar Marc Marqeuz saat masih menjadi rekannya di Honda.

Editor: Rizky Zulham
X @MotoGP
Dani Pedrosa Bongkar Rahasia Terbesar Marc Marquez, Sebut Lebih Hebat dari Valentino Rossi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Mantan pembalap MotoGP, Dani Pedrosa membongkar rahasia terbsar Marc Marqeuz saat masih menjadi rekannya di Honda.

Sebagai rekan setim Marc Marquez selama bertahun-tahun di Honda, dia tahu cara kerja The Baby Alien.

Sekarang di Ducati Marquez melakukan tugasnya dengan cukup baik, mengingat podium terakhir di Sachsenring bersama saudaranya dan fakta bahwa dia akan menjadi rekan setim Francesco Bagnaia pada 2025.

"Saya terkejut ketika dia mengatakan akan pensiun. Bagaimanapun, kemampuan yang dia miliki untuk membalikkan keadaan sangat mengesankan," kata Pedrosa dilansir dari MotoSan.

"Anda memiliki Jorge Martin yang telah melakukan segalanya dan lebih banyak lagi untuk mendapatkan motor itu."

Senioritas Hancurkan Marc Marquez di Antara Para Jagon Baru MotoGP 2024

"Saya pikir dia tidak bisa berbuat lebih banyak lagi," katanya mengacu pada kerja bagus Marquez yang juga membuatnya dikontrak oleh tim resmi.

Hasil akhir yang positif bagi Marquez adalah menjadi pembalap pabrikan Ducati tahun depan.

"Saya tidak tahu senjata apa yang digunakan Marquez atau strategi apa yang ada di baliknya, saya tidak tahu," ujar pria 39 tahun itu.

"Tetapi, dalam hal apa pun dia beralih dari motor yang dia miliki di Honda resmi terjadi dalam waktu singkat. Motor pabrikan yang dia butuhkan dan itu sulit," ucap pria asli Barcelona itu.

"Saya pikir dalam kasus Valentino, gerakannya selalu dilakukan dengan lebih hati, dengan lebih banyak cinta, dengan lebih banyak kasih sayang terhadap merek. Sselaras dengan apa yang dia lakukan."

"Namun, Marquez membuat perubahan itu dengan melampaui segalanya, menghancurkan segala sesuatu yang diperlukan."

Pedrosa mengungkapkan tujuan Marquez saat menjadi pembalap Ducati.

"Marc berkata 'Saya harus berada di tempat itu' (pembalap pabrikan). Jadi Anda dapat melihatnya sebagai sesuatu yang baik," ucap Pedrosa.

"Mengatakan bahwa orang ini ingin menang tidak peduli apa yang dia lakukan adalah sebuah penghargaan baginya. Dan dengan cara yang sama Anda bisa berpikir sebaliknya."

Terkait sponsor jika Marquez menjadi pembalap Ducati, Pedrosa mengaku tidak mengetahuinya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved