MotoGP

BOS Pramac Ungkap Alasan Hengkang dari Ducati, Singgung Marc Marquez dan Jorge Martin

Bos Pramac akhirnya buka suara alasan kepindahan timnya ke Yamaha dan hengkang dari Ducati untuk musim MotoGP 2024.

Editor: Rizky Zulham
X @88jorgemartin
Pembalap Ducati Prima Pramac Racing Jorge Martin saat beraksi di lintasan balap. BOS Pramac Ungkap Alasan Hengkang dari Ducati, Singgung Marc Marquez dan Jorge Martin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bos Pramac akhirnya buka suara alasan kepindahan timnya ke Yamaha dan hengkang dari Ducati untuk musim MotoGP 2024.

Meski berat, Manajer Tim Pramac, Gino Borsoi terpaksa mengungkap penyebab perpisahan Pramac Racing dengan Ducati yang telah terjalin 20 tahun.

Hal itu menurutnya tidak lepas dari faktor hubungan kerja sama yang dirasa sudah mulai tak sejalan.

Salah satu kabar besar dalam bursa transfer MotoGP pada tahun ini tidak cuma berkutat pada pembalap, tetapi dari kepindahan Pramac yang fantastis.

Ya, jalinan kerja sama Pramac dan Ducati selama 20 tahun akan resmi berakhir tahun ini.

BUKTI Marc Marquez Adalah Aliens yang Tak Terkalahkan di MotoGP

Tim milik Paolo Campinoti itu akan memulai kisah baru bersama Yamaha dengan menjadi tim satelit rasa pabrikan pada MotoGP 2025.

Dukungan penuh dengan persediaan motor spek M1 pabrikan jadi salah satu hal yang membuat Campinoti tertarik dengan proyek pabrikan Iwata tersebut.

Padahal secara hasil, jelas saat ini motor Desmosedici GP Ducati yang lebih menjanjikan di grid.

Sedangkan M1 masih sakit-sakitan.

Tetapi, Pramac yang kabarnya ditawari dengan nilai kontrak fantastis dan dukungan finansial yang mumpuni memiliki faktor lain yang membuat mereka akhirnya mau membelot ke Yamaha.

Manajer Tim Pramac, Gino Borsoi, mengungkapkan rasa berat hati yang sempat dirasakan segenap kru mereka karena harus berpisah dengan Ducati.

Tetapi Borsoi memahami situasi.

Dia tahu betul bahwa Campinoti sudah merasakan ada yang berubah dari hubungan kerja sama kedua belah pihak.

"Ini tidak mudah. Kami telah menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama Ducati, meraih banyak prestasi," kata manajer tim pemenang Gelar Juara Dunia Tim MotoGP 2023 itu, dikutip dari Paddock-GP.

"Tapi saya pikir ada saatnya Paolo (Campinoti) merasa hubungan (kerja sama) itu tidak lagi sama."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved