Ingatkan Jangan Tergiur Judi Online, Windy Ajak Pemuda di Kalbar Perangi Judi Online

Windy menegaskan, apabila seseorang sudah terjerumus judi online maka akan memberikan dampak buruk bagi dirinya sendiri, dan lingkungan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari saat orasi dihadapan pemuda untuk menggaungkan Gerakan Kakak Asuh Stunting. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kadisporapar Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari mengimbau, agar pemuda di Provinsi Kalbar tidak terlibat dan tergiur dengan yang tengah marak saat ini mengenai judi online.

Kadisporapar Kalbar, Windy Prihastari mengatakan bahwa satu diantara peran pemuda, adalah mampu sebagai agen perubahan, yang tentunya mampu memberikan dampak positif untuk diri sendiri, dan bahkan bagi masyarakat luas.

“Pemuda harus mampu membawa perubahan-perubahan dalam lingkungan masyarakat, baik secara nasional maupun daerah, menuju kepada arah yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang,” kata Windy.

Maka dari itu, salah satu peran pemuda adalah ikut memerangi judi online. Dengan cara ikut mensosialisasikan dampak dari judi online, dan mampu memberikan contoh positif ditengah masyarakat supaya tidak tergiur judi online.

“Maka dari itu, pemuda di Kalbar saya ingatkan jangan sampai bermain judi online. Tapi bagaimana, pemuda-pemudi di Kalbar terus berlomba-lomba untuk membuat kegiatan atau event yang inovatif dan kreatif,” ujar Windy.

Baca juga: DPRD Husin Tanggapi Imbauan Pencegahan Judi Online : Tindak Para Pelaku Judol

Windy menegaskan, apabila seseorang sudah terjerumus judi online maka akan memberikan dampak buruk bagi dirinya sendiri, dan lingkungan.

Apalagi di usia muda, sebab pendidikan dan karir yang mereka akan lalui masih sangat panjang.

“Jangan sampai anak muda kita terjerumus dan tergiur dengan hal-hal yang memberikan dampak negatif bagi diri sendiri. Kalau sudah terjerumus, pendidikan dan karir kalian akan menjadi taruhannya,” tegas Windy.

Windy mengajak pemuda di Provinsi Kalimantan Barat, untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mencegah judi online, dimulai dari diri sendiri, lingkungan tempat tinggal, hingga masyarakat luas.

“Pencegahan terhadap judi online ini harus terus kita masifkan, jangan sampai merusak generasi bangsa kita, yang tengah kita siapkan menjadi SDM yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045 mendatang,” pungkas Windy. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved