Desa Wisata Sungai Utik Batu Lintang Kapuas Hulu Masuk 50 Besar ADWI 2024

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh, menjelaskan, berdasarkan hasil zoom meeting bersama Depu

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM KAPUAS HULU
Tarian suku Dayak di Sungai Utik Desa Batu Lintang Kecamatan Embaloh Hulu, saat menyambut kedatangan tamu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Desa Wisata Sungai Utik Batu Lintang, Kecamatan Embaloh Hulu, berhasil masuk 50 besar seleksi ajang lomba desa wisata se-Indonesia, yaitu Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024.

Dimana Sungai Utik bersaing dengan 6.061 desa wisata seluruh Indonesia. Atas keberhasilan ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memberikan dukungan penyediaan sarana pariwisata kepada 50 desa wisata yang masuk dalam tahap 50 besar ADWI 2024, termasuk juga untuk Desa Wisata Sungai Utik Batu Lintang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu, Abang Chairul Saleh, menjelaskan, berdasarkan hasil zoom meeting bersama Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berlangsung pada 11 Juli 2024, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memberikan dukungan penyediaan sarana pariwisata kepada 50 Besar ADWI 2024.

Hari Ini Jamaah Haji Pulang ke Kapuas Hulu

"Untuk itu desa wisata diharuskan menyampaikan permohonan dan pemenuhan persyaratan administrasi, melalui akun desa wisata di laman Jadesta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 12 Juli 2024.

Dijelaskan Chairul, Desa wisata dipersilahkan memilih dari 4 (empat) jenis dan bentuk pendukungan, yaitu penyediaan sarana pendukung produk atraksi wisata, penyediaan sarana pendukung produk, penyediaan sarana pendukung amenitas pariwisata, dan Penyediaan sarana pendukung resiliensi.

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan waktu cukup singkat bagi desa wisata menyampaikan proposalnya, yaitu dari tanggal 12 hingga 19 Juli 2024," ungkapnya.

Ketua Pokdarwis Keling Menua Sungai Utik yang mengelola Desa Wisata Sungai Utik, Yulianus Kelabo, menyampaikan pihaknya berencana akan memprioritaskan pengusulan bantuan peralatan dan perlengkapan dokumentasi videografi.

"Ini terutama untuk memperkuat pemasaran Desa Wisata Sungai Utik," ungkapnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved