Dari Kapolda Kalbar hingga Komisaris Utama Bank Kalbar, Menginspirasi Revitalisasi UMKM
Inspirasi utama Didi Haryono berasal dari program unggulan Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, H. Sutarmidji, SH., M.Hum., yang berhasil meni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Irjen. Pol. (P) Dr. Drs. H. Didi Haryono, S.H., M.H., seorang putra Kalimantan Barat yang lahir di Sambas dan tumbuh besar di Singkawang, telah mencapai pencapaian luar biasa dalam karir dan pendidikannya. Sebagai lulusan Akademi Kepolisian tahun 1986, Didi Haryono meraih pangkat terakhirnya sebagai Inspektur Jenderal dan menjabat sebagai Kapolda Kalbar dari tahun 2017 hingga 2020. Kini, diamanahkan sebagai Komisaris Utama Bank Kalbar, mengemban tugas penting dalam sektor perbankan regional.
Pada tanggal 27 Juni 2024, Didi Haryono menyelesaikan pendidikan S-3 di Universitas Indonesia dengan predikat cumlaude dalam bidang Ilmu Kajian Stratejik Global. Disertasinya yang berjudul “Revitalisasi UMKM di Kalimantan Barat” mengangkat peran dan strategi Bank Kalbar dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Dalam disertasinya, Didi Haryono menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Kalimantan Barat, yang turut menjaga stabilitas ekonomi serta menjadi solusi bagi kemiskinan dan pengangguran.
Inspirasi utama Didi Haryono berasal dari program unggulan Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, H. Sutarmidji, SH., M.Hum., yang berhasil meningkatkan jumlah Desa Mandiri dari satu desa pada tahun 2018 menjadi 877 desa pada akhir masa jabatannya di tahun 2023, melampaui target 425 desa mandiri dari total 2031 desa di Kalimantan Barat.
• Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Dukung Perajin dan Pelaku Ekraf Bawa Wastra Naik Kelas
Jumlah pelaku UMKM di Kalimantan Barat hingga tahun 2022 mencapai 195.468 unit, terdiri dari Usaha Mikro (85,95%), Usaha Kecil (13,18%), dan Usaha Menengah (0,87%). Produk unggulan seperti Tenun Songket Sambas, Keripik Singkong, Gula Aren, Batik Daun Sabang Merah, Sirup Limau, Tas Kulit Kepuak, Tenun Ikat Dayak, Amplang, dan Dodol Durian menjadi andalan UMKM dalam memberikan kontribusi terhadap PDRB di atas 70% serta menyerap banyak tenaga kerja.
Menurut Didi Haryono, revitalisasi UMKM di Kalbar membutuhkan dukungan penuh dari Bank Kalbar melalui skema kredit dan strategi seperti peningkatan kepemimpinan strategis, pembentukan Divisi UMKM, dan kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM.
“Strategi ini memiliki prospek besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat Kalbar, menjadikan UMKM sebagai pondasi usaha yang produktif dan membantu mensejahterakan masyarakat,” ujar Didi Haryono.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Didi Haryono berharap dapat mendukung program Pemerintah Daerah dan Nasional dalam meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Kapolda
Komisaris Utama
Bank
Didi Haryono
Revitalisasi
UMKM
Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Rabu 3 Juli 2024
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Situasi Terkini Aksi Damai di Sekitar Bundaran Digulis Untan Pontianak |
![]() |
---|
Unjuk Rasa Sempat Berlanjut di Bundaran Digulis Jumat Malam |
![]() |
---|
Aksi Damai Berlanjut ke Bundaran Digulis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.