SPKS Akan Bantu Koperasi Petani Bangun Pabrik Mini Pengolahan Kelapa Sawit
Sabarudin menilai, dengan adanya pabrik mini pengolahan kelapa sawit, Gapoktan Tuah Telaga mendapatkan jaminan dari sisi harga TBS.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Sabarudin mengungkapkan jika para petani sawit banyak yang berkeinginan memiliki pabrik pengolahan mini. Hanya saja, saat ini belum terwujud.
Dengan adanya pabrik mini pengolahan kepala sawit yang didirikan oleh Gapoktan Tuah Telaga di Sintang, Kalimantan Barat, Sabarudin yakin kedepan akan banyak orang yang akan dagang untuk belajar.
"Pabrik kelapa sawit ini sebenarnya cita-cita lama petani kelapa sawit. Tapi juga petani sawit di seluruh Indonesia karena beberapa tahun ini hilirisasi sawit selalu dibicarakan kelompok tani hingga koperasi. Mereka ingin tidak lagi menjual TBS tapi juga ingin memiliki pabrik mini. Saya kira hilirasi harus digerakkan," ujar Sabarudin.
• Gapoktan Tuah Telaga di Sintang Punya Pabrik Mini Pengolahan Kelapa Sawit
Sabarudin menilai, dengan adanya pabrik mini pengolahan kelapa sawit, Gapoktan Tuah Telaga mendapatkan jaminan dari sisi harga TBS.
"Tinggirendah tentunya dengan pabrik ini yang tentukan harga koperasi. Kalau hitungan kami menjual TBS dan CPO pasti menguntungkan CPO kalau sekarang CPO sekarang 12 ribu. Kalau TBS 2 ribuan," ungkapnya.
Pabrik mini pengolahan kelapa sawit milik Gapoktan Tuah Telaga akan jadi model bagi SPKS kedepannya.
"Mungkin banyak petani akan ke sini untuk belajar. Kami akan fasilitasi juga koperasi untuk mendirikan pabrik mini," jelasnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Jenazah Praka Anumerta Aprianus Tiba di Sintang, Kodim 1205 Siapkan Upacara Militer |
|
|---|
| Kabar Duka TNI 2026! 5 Prajurit Gugur Saat Tugas Negara di Lebanon dan Terbaru di Papua Asal Kalbar |
|
|---|
| Berikut Alur dan Jadwal Lengkap SPMB 2026 Tingkat SMA/SMK Negeri di Kalbar |
|
|---|
| Dikbud Kalbar Sosialisasikan SPMB 2026, Komposisi Jalur Tak Berubah, Sistem Domisili Disempurnakan |
|
|---|
| Bupati Sambas Satono Sebut Intervensi Langsung Langkah Cepat Turunkan Stunting |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Gapoktan-Tuah-Telaga-di-Desa-Telaga-Dua-243efr.jpg)