Idul Adha
MATERI Khutbah Idul Adha 1445 Hijriah Lengkap Kutipan Hadist dan Penjelasan Singkat Ibadah Kurban
Organisasi Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah jatuh pada Senin 17 Juni 2024
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ٦٥
“Tidak, demi Rabbmu, mereka tidak beriman sampai mereka berhakim kepadamu -wahai Muhammad- dalam perkara yang mereka perselisihkan kemudian mereka tidak mendapatkan dalam hati mereka rasa berat untuk menerima keputusanmu, kemudian mereka taslim (menerima, menyerahkan dirinya kepada Allah dengan sebenar-benarnya penyerahan).” (QS. An-Nisa[4]: 65)
Subhanallah..
Setiap kita yang mengatakan dirinya Islam, yang mengatakan dirinya beriman, pasti diuji oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tapi kita tidak akan diuji seperti ujian Nabi Ibrahim, kita tidak akan diuji seperti ujian Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, karena ujian seorang hamba disesuaikan dengan keimanan mereka. Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
أَشَدُّ النَّاسِ بَلاَءً اْلأَنِبْيَاءُ ثُمَّ اْلأَمْثَلُ فَاْلأَمْثَلُ
”Orang yang paling keras cobaannya adalah para Nabi, kemudian orang-orang Shalih, kemudian setelahnya, kemudian setelahnya.” (HR. Tirmidzi)
Namun ketahuilah saudaraku, ketika kita mengucapkan “kami beriman, kami Islam.” Jangan kita anggap bahwa Allah tidak akan menguji kita. Pasti kita diuji dengan perintahNya, dengan laranganNya, dengan musibah-musibah yang menimpa kehidupan kita. Allah Ta’ala berfirman:
الم ١ أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ٢ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّـهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ ٣
“Alif laam miim. Apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata ‘kami beriman’ sementara dia tidak diuji? Sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum kalian, dengan ujian itu Kami mengetahui siapa yang jujur keimanannya dan siapa yang dusta.” (QS. Al-Ankabut[29]: 1-3)
Ummatal Islam,
Allah memerintahkan kita segala macam perintah, semua ujian untuk kita, agar Allah melihat siapa yang mau tunduk kepadaNya dan siapa yang membangkang dan bersombong diri. Terkadang ujian Allah adalah perkara sesuatu yang sangat kita tidak sukai. Yang terkadang seorang hamba dengan ujian-ujian itu timbul di hatinya berburuk sangka kepada Rabbnya. Itulah kadar keimanan dia, saudaraku.
Ummatal Islam,
Nabi Ibrahim ‘Alaihish Shalatu was Salam ketika mengatakan kepada anaknya, “Hai anakku, aku melihat dalam mimpiku aku menyembelih engkau, bagaimana pendapatmu?” Subhanallah, jawaban Nabi Ismail tidak berkata, “Mengapa hai Ayahku? Mengapa begini? Mengapa begitu?” Tidak! Nabi Ismail berkata:
يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ
“Hai ayahku, lakukan apa yang diperintahkan oleh Rabbmu.”
Bayangkan dan coba bandingkan dizaman sekarang. Berapa banyak kaum muslimin yang mengatakan dirinya Islam, tapi ketika diperintahkan oleh Allah dia berkata, “Mengapa Allah memerintahkan begini? Apa alasan Allah memerintahkan begini? Mengapa Allah melarang itu dan ini?”
JAM Mulai Sholat Idul Adha di Alun Alun Kapuas Pontianak, Dihadiri Edi Kamtono dan Bahasan |
![]() |
---|
Jam Mulai Sholat Idul Adha di Masjid Raya Mujahidin Pontianak 6 Juni Lengkap Nama Imam dan Khatib |
![]() |
---|
Apa Itu Besek? Wadah yang Disarankan Walkot Pontianak Sebagai Pengganti Plastik saat Bagikan Kurban |
![]() |
---|
HUKUM Berkurban Hewan Ternak Sapi dan Kambing Betina pada Idul Adha Sampai Hari Tasyrik |
![]() |
---|
BACAAN Doa Mustajab Malam Idul adha Lengkap Keutamaan Berdoa Saat Malam Takbiran Lebaran Haji |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.