Borneo Camping Family, Wadah Pehobi Camping Keluarga di Kalbar
Tak harus kegiatan serius, cukup seperti lomba memakan kerupuk, lomba balap kelereng untuk anak-anak, atau lomba untuk ibu-ibu seperti menghias nasi g
Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kamping atau berkemah merupakan aktivitas outdoor yang berarti menikmati alam dengan membangun tenda di suatu tampat.
Saat ini, sendiri sangat banyak orang yang telah menyukai kamping, bahkan sejumlah lokasi wisata ada yang menyediakan sensasi penginapan dengan ala berkemah untuk keluarga.
Kegiatan kemping keluarga itu sendiri berbeda sensasinya dengan kemping bersama teman sehobi, semisal sesama pendaki gunung dengan mendirikan tenda di hutan belantara, atau kemping di tepian sungai sesama pehobi arung jeram misalnya.
Jika kemping sesama pehobi kegiatan outdoor tentu fokusnya pada kegiatan petualangan itu sendiri.
Namun jika kemping mengajak serta istri dan anak-anak pastinya akan lebih menyenangkan bila diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan.
• Hetty Kus Endang Bangga Tenun Ikat Sintang Dipakai Presiden RI dan Delegasi Berbagai Negara
Tak harus kegiatan serius, cukup seperti lomba memakan kerupuk, lomba balap kelereng untuk anak-anak, atau lomba untuk ibu-ibu seperti menghias nasi goreng dan lomba memasak menu sederhana bagi bapak-bapak.
Hal itulah yang saat ini diterapkan oleh sejumlah pehobi kamping yang sudah berkeluarga di Kalimantan Barat yang tergabung dalam Camping Adventure Family (CAF) Region Kalimantan Barat.
Yan Andria Ketua Camping Adventure Family (CAF) Region Kalimantan Barat menyampaikan keseruan berkemah bersama keluarga dengan melakukan kegiatan simpel namun menyenangkan yang selalu dicari oleh tiap anggota.
Terkadang, selama berkemah dua malam, para penyuka kemping keluarga ini menikmati api unggun sambil bebakaran di perkemahan menjadi aktivitas menarik.
"Selain untuk menghangatkan suasana dingin, juga anak-anak menjadi terhibur dengan suasana baru," tambah Amiruddin Aris Wakil Ketua Borneo Camping Family atau BCF ini.
Ikhwal berdirinya Borneo Camping Family di lingkungan para penyuka kemping bersama keluarga ini, menurut Ketua BCF Yan Andria, salah satunya karena kebutuhan berorganisasi sesama penyuka kemping keluarga yang saat itu merasa perlu adanya komunitas mandiri yang tidak berafiliasi kepada komunitas nasional yang berpusat diluar Kalbar.
Sebelum BCF berdiri, memang di Kalbar terlebuh dahulu beberapa orang tergabung di CAF Region Kambar dan juga Camper Van Indonesia atau CVI Chapter 20 Kalbar.
"Dalam sebuah pertemuan pertengahan 2023 lalu di Pontianak, disepakati bersama para pehobi kemping keluarga untuk membentuk wadah mandiri yakni Borneo Camping Family atau disingkat BCF," imbuhnya.
Sejak terbentuknya BCF ini, meleburlah kepengurusan di tiga komunitas itu yakni CAF Region Kalbar, CVI Chapter 20 Kalbar dan BCF menjadi satu.
Peleburan ini bukan tanpa alasan, yakni untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi karena peserta ataupun anggotanya pun boleh dibilang itu-itu juga.
Walau demikian proses meleburnya kepengurusan itu telah disepakati pada forum formal internal komunitas dan merupakan hasil dari musyawarah saat Borneo Camping Family atau BCF dibentuk pada 6 Agustus 2023 lalu. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Kapolres Melawi Buka Tounamen Volly Putra Semi - Open Kapolres Melawi Cup 2026 |
|
|---|
| Bupati Sujiwo Berikan Atensi Mengenai Pembangunan Gedung DPRD Kubu Raya |
|
|---|
| Sungai Ensabal Meluap, Genangan Air Capai 70 CM di Pusat Damai |
|
|---|
| Pemkab Sosialisasi SPMB, Arsyad Sebut Ketentuan Jumlah Rombel SD 28 Siswa, SMP 32 Siswa |
|
|---|
| Studio Bangunan Tawarkan Perangkat Dapur Premium Kompor Teka Berkualitas Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pehobi-kamping-yang-sudah-berkeluarga345ewf.jpg)