Idul Fitri

Niat Sholat Idul Fitri Makmum! Apa itu Makmum dalam Islam?

Makmum merujuk pada mereka yang melaksanakan salat secara berjama'ah dan bertindak sebagai anggota (yang dipimpin).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Umat Islam akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 2024. Sholat Idul Fitri ini terbagi dalam Imam dan Makmum. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Umat Islam akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 2024.

Sholat Idul Fitri ini terbagi dalam Imam dan Makmum.

Makmum merujuk pada mereka yang melaksanakan salat secara berjama'ah dan bertindak sebagai anggota (yang dipimpin).

Ada pula makmum yang disebut Masbuq, yaitu orang yang melakukan salat berjemaah tidak dari awal karena terlambat mengikuti awal salat atau rakaat pertama.

Bagi kamu yang menjadi Makmum, berikut Niat Sholat Idul Fitri Makmum.

[Cek Berita dan informasi seputar Idul Fitri klik Di Sini]

Sebelum shalat Idul Fitri, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

Shalat Idul Fitri dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.

Memulai dengan niat shalat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi;

- Niat Sholat Idul Fitri sebagai makmum

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta'ala.

Selanjutnya membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sembari mengangkat kedua tangan.

Lalu membaca doa iftitah.

Tidak lupa membaca takbir sebanyak 7 kali di luar takbiratul ihram dan di antara tiap takbir dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

Lakukan pula membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

Kemudian pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

Lakukan membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

Ruku, sujud, dan seterusnya hingga salam.

Kemudian disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Doa akhir Ramadhan

Doa yang dibacakan Rasulullah SAW di hari akhir Ramadan:

اللهم لا تجعله آخر العهد من صيامنا إياه، فإن جعلتَه فاجعلني مرحومًا، ولا تجعلني محرومًا

"Allahumma la tajalhu akhirol ahdi min shiyamina iyyahu, fain jaaltahu fajalni marhuman, wa la tajalni mahruman."

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadan ini Bulan Ramadan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhir bagiku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku orang yang Engkau murkai."

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved