Ramadhan Kareem
Ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar di Bulan Ramadan
Adapun Ustaz Abdul Somad menyebutkan ciri-ciri malam lailatul qadar dan umat yang sudah mendapatkan malam tersebut.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Turunnya Lailatul Qadar banyak dikisahkan dalam riwayat bahwa akan turun pada malam 10 hari terakhir Ramadhan, khususnya saat malam ganjil.
Malam ganjil yang dimaksud adalah 21, 23, 25, 27 dan 29 Ramadan.
Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang hanya ada di bulan Ramadhan.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, pada malam Lailatul Qadar, semua malaikat turun ke bumi.
Sampai, kata ulama, saking banyaknya malaikat yang turun, maka keadaan bumi menjadi padat.
Karena semua turun ke bumi, maka pepohonan itu kalau ditiup anginpun tidak terlalu banyak bergerak.
• Doa Lailatul Qadar Ramadhan 2024, Lengkap Latin Arab dan Artinya
''Diam, tenang, bagus, teduh,'' kata Ustadz Adi.
Jika beribadah di malam itu, maka peluang pahalanya lebih dari seribu bulan.
''Lebih ya, bukan sama,'' tegas UAH.
Kalau dikonversi seribu bulan saja, itu kurang lebih 82 sampai dengan 85 tahun.
''Jadi kalau ada orang sholat misalnya, dua rakaat saja, bertepatan dengan malam lailatul qadar, itu sama dengan Sholat 85 tahun tanpa henti,'' jelasnya.
''Kalau anda baca Al Quran walaupun satu ayat saja, itu nilai bacaannya sama dengan baca satu ayat 85 tahun tanpa henti,'' paparnya.
Adapun Ustaz Abdul Somad menyebutkan ciri-ciri malam lailatul qadar dan umat yang sudah mendapatkan malam tersebut.
Menurut Ustaz Abdul Somad, malam lailatul qadar memiliki ciri pagi harinya redup.
"Pagi hari cahaya matahari redup karena cahaya malaikat mengalahkan cahaya matahari," ujar Ustaz Abdul Somad.
• APA Saja Tujuan Malaikat Turun ke Bumi di Malam Lailatul Qadar?
Tanda orang yang sudah mendapat lailatul qadar adalah adanya perubahan.
Ustaz Abdul Somad memberikan contoh orang yang sudah mendapatkan malam lailatul qadar.
"Dulu pelit setelah bulan puasa menjadi dermawan, dulu azan sudah berkumandang dia nyantai saja, tapi saat 5 atau 10 menit setelah azan sudah duduk di masjid. Itulah ciri dapat Lailatul Qadar," ungkap Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar mendapat Lailatul Qadar.
"Yang perlu dipersiapkan siangnya siam, yaitu menahan mata, tahan telinga, tahan lidah, tahan tangan, tahan kaki dari hal-hal maksiat atau perbuatan buruk," katanya.
"Malamnya qiam, bediri di tengah malam shalat karena allah SWT. Jadi sehabis Maghrib, ke Isya, dengarkan kultum (kuliah tujuh menit), salat tarawih, tadarus lalu pulang tidur," katanya.
"Jangan nonton tv lagi, biar bisa bangun tengah malam. Lalu jam tiga bangun, suami bangunkan istri ajak shalat tahajud," lanjutnya.
Selain itu juga perbanyak zikir, serta doa kepada Allah SWT agar dijumpakan dengan malam Lailatul Qadar.
Ustaz Abdul Somad juga sampaikan ciri-ciri orang yang mendapat malam lailatul qadar terlihat pada perilakunya.
"Kalau sebelumnya orangnya pelit, sehabis ramadhan jadi pemurah," katanya.
"Kalau sebelumnya susah ibadah, sekarang rajin ibadah di masjid. Itu tandanya dapat lailatul qadar," kata UAS.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
DOA Setelah Sholat Tarawih Agar yang Diinginkan Segera Diijabah Lengkap Bacaan Latin dan Artinya |
![]() |
---|
APAKAH Onani di Siang Bolong Saat Ramadhan dapat Membatalkan Puasa? Cek Hukumnya Disini ! |
![]() |
---|
KUMPULAN Doa Buka Puasa Ramadhan 2025 yang Shahih dan Mustajab Lengkap dengan Keutamaannya |
![]() |
---|
DAFTAR Takjil yang Sehat dan Praktis Buat Buka Puasa Lengkap Manfaat Konsumsi Takjil yang Sehat |
![]() |
---|
Niat Mandi sebelum Puasa Ramadhan 2025 M atau Padusan di Hari Terakhir Bulan Syaban 1556 H |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.