Realisasi APBD Masih Rendah, Ini Saran Dewan Kalbar

Kata Usmandy, kita ketahui bahwa belanja pemerintah adalah salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BPKP Provinsi Kalimantan Barat mengungkapkan realisasi anggaran pemerintah daerah di Kalbar masih terbilang rendah pada Triwulan I tahun 2024 ini.

Hal ini pun dinilai menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Pemda diminta merancang strategi baru guna mengoptimalkan peran APBD untuk menunjang perekonomian daerah.

Anggota DPRD Kalbar, Usmandy mengatakan hal ini harus menjadi atensi khusus bagi pemda, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

" Apa yang disampaikan oleh BPKP Provinsi Kalimantan Barat harus menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 4 April 2024.

Kata Usmandy, kita ketahui bahwa belanja pemerintah adalah salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Tim SAR Lakukan Evakuasi Penumpang Speed Boat yang Alami Kerusakan Mesin di Kayong Utara

Oleh karena itu, menurutnya, realisasi belanja harus dipercepat dan dioptimalkan.

"Sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan," tegasnya.

Berkenaan masih lambatnya realisasi belanja, khususnya terkait pengadaan barang dan jasa, Usmandy menuturkan pemda perlu melakukan pengadaan dini.

"Sehingga diharapkan dapat cepat terserap agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Usmandy menegaskan kemandirian fiskal memang harus terus diupayakan oleh pemda.

Menurutnya, diperlukan kreativitas untuk menggali potensi pendapatan daerah baik melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah dan retribusi, optimalisasi pengelolaan aset, optimalisasi pengelolaan BUMD dan berbagai upaya lain sesuai dengan kewenangannya.

"Saya mendorong agar Pemprov Kalbar mengoptimalkan perannnya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah khususnya terkait dengan upaya mempercepat realisasi APBD dan meningkatkan kemandirian fiskal Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalbar," tandasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved