Pemkab Mempawah Gelar Rakor Sinkronisasi Data Calon Penerima Bantuan Pangan

Selain itu, tingkat kemiskinan ekstrem Kabupaten Mempawah juga terus mengalami penurunan, dimana hasil perhitungan estimasi angka kemiskinan ekstrem t

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM MEMPAWAH
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Calon Penerima Bantuan Pangan Kabupaten Mempawah dalam upaya memastikan penyaluran bantuan pangan cadangan beras tepat sasaran, Kamis 4 April 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Calon Penerima Bantuan Pangan Kabupaten Mempawah dalam upaya memastikan penyaluran bantuan pangan cadangan beras tepat sasaran, Kamis 4 April 2024.

Bupati Erlina mengatakan berdasarkan rilis data dari BPS dan Bappenas tahun 2023, tingkat kemiskinan di Kabupaten Mempawah sebesar 5,21 persen berada di posisi ke-5 dari seluruh Kabupaten/ Kota se-Kalimantan Barat.

"Angka ini jauh di bawah tingkat kemiskinan nasional, yaitu sebesar 9,36 persen," ujar Erlina.

Selain itu, tingkat kemiskinan ekstrem Kabupaten Mempawah juga terus mengalami penurunan, dimana hasil perhitungan estimasi angka kemiskinan ekstrem tingkat Kabupaten/Kota tahun 2023 mencapai 0,00 persen yang artinya sudah tidak ada lagi penduduk miskin ekstrim di Kabupaten Mempawah.

Bupati Erlina Buka Puasa Bersama Para Tokoh dan Penyuluh Agama se-Kabupaten Mempawah

Dikatakan Erlina, Pemkab Mempawah juga telah melaksanakan beberapa strategi dan kebijakan untuk penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem seperti pengurangan beban pengeluaran masyarakat melalui program perlindungan sosial, peningkatan pendapatan masyarakat melalui pembukaan akses pekerjaan dan peningkatan kapasitas SDM serta penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui peningkatan akses layanan dasar.

Pelaksanaan program perlindungan sosial melalui bantuan pangan, menurut Erlina ditemukan beberapa kendala yang di hadapi di lapangan, terutama yang berkaitan dengan perbedaan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dengan data calon penerima bantuan pangan, sehingga dengan diskusi ini dapat ditemukan solusi dalam penyaluran bantuan pangan.

"Mari kita manfaatkan forum ini untuk sinkronisasi data agar menghasilkan data yang baik dan tepat sasaran untuk program perlindungan sosial di Kabupaten Mempawah," ujarnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved