Khazanah Islam

BOCORAN dan Tanda Seseorang Telah Bertemu Malam Lailatul Qadar Versi Ust Abdul Somad

Tak Terasa Ramadhan 1445 Hijriah sudah mendekati 10 Malam Terakhir. Ada momen yang paling ditunggu saat 10 malam terakhir.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Simak Tanda dan Bocoran Seseorang yang menerima Malam Lailatul Qadar Berdasarkan Penjelasan Ust Abdul Somad. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tak Terasa Ramadhan 1445 Hijriah sudah mendekati 10 Malam Terakhir.

Petang ini Kamis 28 Maret 2024 Ramadhan 1445 Hijriah sudah memasuki malam ke 18.

Hal tersebut berati 10 malam terakhir Ramadhan akan tiba dua hari lagi.

Ada momen yang paling ditunggu saat 10 malam terakhir.

Momen tersebut adalah malam Lailatul Qadar.

FADILAH Shalat Tarawih Malam ke 18 Ramadan 1448 H, Allah SWT Telah Meridhoimu dan Kedua Orangtuamu

Malam Lailatul Qadar alias malam seribu bulan memiliki sejumlah keistimewaan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Allah SWT mengutus para malaikat untuk turun ke langit dunia dengan membawa tugas masing-masing.

Sejumlah orang meyakini, malam Lailatul Qadar datang di 10 hari terakhir Ramadan atau jatuh di tanggal 27 Ramadan.

Tentu saja jadwal tersebut bukanlah jadwal pasti, pasalnya hingga saat ini tidak ada yang tahu kapan malam Lailatul Qadar datang.

Bisa saja Lailatul Qadar justru turun di awal Ramadan dan tanggal-tanggal genap.

Lailatul Qadar tentu tidak bisa diraih hanya dengan duduk berdiam diri.

Seperti apa tanda orang yang mendapatkan Lailatul Qadar?

4 Amalan Penting Menanti Malam Lailatul Qadar di Penghujung Ramadhan 1445 Hijriah

Mengutip Serambinews.com, penjelasan Ustad Abdul Somad mengenai persoalan malam lailatul qadar disampaikan dalam sebuah video yang pernah diunggah oleh Channel Youtube Mutiara Islam 21 Juni 2016.

Dalam tayangan video itu, dai yang akrab disapa UAS ini mengungkapkan kapan terjadinya malam lailatul qadar.

Dalam video penjelasannya itu, Ustad Abdul Somad juga mengungkapkan ciri-ciri orang yang mendapatkan malam lailatul qadar.

Adapun ciri-ciri atau tanda orang yang mendapatkan malam tersebut menurut penjelasan UAS, yakni terjadi perubahan dari orang tersebut.

Perubahan yang dimaksud, kata UAS, bukanlah perubahan fisik.

Melainkan perubahan perilaku.

"Seperti apa orang yang mendapatkannya? Ada perubahan," ujar UAS.

"Bukan setelah dapat lailatul qadar jadi tukang ngomong, 'Alhamdulillah kemarin saya dapat lalilatul qadar.

"Begitu saya turun mau ambil wudhu saya lihat semua pohon-pohon bambu rebah, tumbang," sambungnya.

"Bukan pada bentuk fisiknya, tapi ada perubahan," tegas UAS.

Kemudian UAS memberikan contoh perubahan yang dimaksud dari orang yang mendapatkan malam lailatul qadar.

Dicontohkan seperti seorang wanita sebelumnya tidak memakai jilbab.

Tapi setelah wanita tersebut melakukan iktikaf ia tidak pernah lagi melepaskan jilbab dari kepalanya.

Atau seorang bapak yang dulunya memiliki sifat yang sangat pelit.

Namun setelah mendapatkan malam lailatul qadar, ia selalu menyumbangkan sedekahnya setiap lewat di kotak amal. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved