Bank Indonesia Kalbar Optimis Inflasi Maret 2024 Terkendali
Nur Asyura Anggini Sari optimis pencapaian inflasi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah menargetkan inflasi nasional 2024 sebesar 2,51 persen.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat, Nur Asyura Anggini Sari optimis pencapaian inflasi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Meskipun Maret bertepatan dengan momentum Ramadhan dan menjelang lebaran. Optimisme Anggini diakuinya karena adanya kegiatan operasi pasar (OP) dan gerakan pangan murah (GPM) yang telah dilaksanakan sebanyak lebih dari 63 kali sejak awal tahun 2024.
Ia juga mengatakan akan ada sekitar 20-30 kali operasi pasar lagi dua pekan menjelang perayaan Lebaran, yang didukung oleh pemerintah kabupaten kota untuk menjaga agar harga tetap terkendali.
Inflasi di Kalbar bulan Februari 2024 sebesar 2,56 persen (year-on-year) masih terkendali dan sesuai dengan target, dengan kategori 0,08 persen (month-to-month), 0,45 persen (year-to-date), dan 2,56 persen (year-on-year).
Baca juga: Muda Mahendrawan Ambil Formulir Pendaftaran Cagub Kalbar ke Demokrat
"Angka tersebut masih berada di bawah realisasi inflasi nasional sebesar 2,75 persen (year-to-date)," ujarnya Selasa 26 Maret 2024.
Sementara inflasi pada sektor Volatile Food (makanan yang harganya fluktuatif) mencapai angka -0,03 persen (month-to-month), 1,23 persen (year-to-date), dan 5,88 persen (year-on-year), sementara inflasi VF Nasional mencapai 1,53 persen (month-to-month) dan 8,47 persen (year-on-year) pada Februari 2024.
Pihaknya kata Anggini telah berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan beras, telur, dan minyak goreng menjelang Lebaran.
Ia juga mengungkapkan optimisme terkait kelancaran pasokan telur ayam dengan masuknya jagung sebagai bagian dari program stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Mengingat jagung merupakan salah satu komponen pakan ternak. Dengan inklusi jagung dalam SPHP, kita dapat mengendalikan harga telur ayam karena jagung merupakan bahan baku utama pakan ternak. Harapannya harga telur tetap stabil, dengan harga terakhir sebesar Rp1.800 per butir," ujarnya.
Anggini mengatakan secara keseluruhan, kondisi tersebut akan mendukung pencapaian target inflasi pada bulan Maret, meskipun secara historis, inflasi cenderung naik menjelang Hari Raya Idul Fitri. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Heboh! Warga Kapuas Hulu Tonton Benda Bercahaya Jatuh dari Langit |
|
|---|
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Fakta-fakta Insiden Lift Jatuh di Masjid Agung Awwaluddin Kubu Raya |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 13 April 2026 di 14 Daerah! 5 Kabupaten Waspada Hujan Petir |
|
|---|
| Libur Idul Adha 2026, Ini 3 Hotel Terbaik di Mempawah Dekat Wisata Mangrove Park |
|
|---|
| Astra Motor Kalbar Sukses Gelar CSR Vario Night Ride Bareng Ratusan Biker |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Nur-Asyura-Anggini-Sari-diwawancarai-s234.jpg)