Khazanah Islam

Bacaan Doa dan Niat Shalat Taubat Amalan Terbaik Menantikan Turunnya Malam Lailatul Qadar 1445 H

Allah SWT mengutus para malaikat untuk turun ke langit dunia dengan membawa tugas masing-masing.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Simak Panduan Shalat Taubat amalan menanti Malam Lailatul Qadar 1445 Hijriah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Malam Lailatul Qadar merupakan momen yang paling ditunggu umat Islam.

Setiap amalan yang dikerjaka pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan ganjaran pahala sebanyak 1000 bulan.

Oleh karena itu, malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling diburu.

Allah SWT mengutus para malaikat untuk turun ke langit dunia dengan membawa tugas masing-masing.

Malaikat yang bertugas di antaranya bertugas mencatat ajal, mencatat rezeki, mencatat jodoh,

dan ada yang mencatat kebaikan, dan keburukan manusia selama satu tahun, terhitung sejak malam Lailatul Qadar hingga datangnya Lailatul Qadar selanjutnya.

Peringati Nuzulul Quran, Pj Wako Pontianak Tekankan Implementasi Al Quran dalam Melayani Masyarakat

Sejumlah orang meyakini, malam Lailatul Qadar datang di 10 hari terakhir Ramadan atau jatuh di tanggal 27 Ramadan.

Tentu saja jadwal tersebut bukanlah jadwal pasti, pasalnya hingga saat ini tidak ada yang tahu kapan malam Lailatul Qadar datang.

Bisa saja Lailatul Qadar justru turun di awal Ramadan dan tanggal-tanggal genap.

Lailatul Qadar tentu tidak bisa diraih hanya dengan duduk berdiam diri.

Satu di antara amalan yang bisa dilakukan adalah Menunaikan Shalat Taubat

Niat Shalat Taubat

Bacaan Niat Shalat Taubatan Nasuha Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي

Ushalli sunnatat taubati rok’ataini lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rokaat karena Allah.

Sambangi Warga Dhuafa di Sungai Belidak, Pj Bupati Kubu Raya Fokus Inflasi, Kemiskinan, dan Stunting

Takbiratul Ihram

Membaca Allahu Akbar

Membaca doa iftitah

Membaca surat Al Fatihah

Membaca surat dari Alquran

Rukuk

Saat Rukuk membaca:

سبحان ربي العظيم وبحمده

“Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih” (dibaca 3 kali).

Artinya, “Maha Suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.”

I'tidal (Membaca doa i'tidal)

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ مِلْءَ السَّم وَاتِ وَمِلْءَ الْاَرْضِ وَمِلْءَ مَا بَيْنَهُمَا وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ أَحَقُّ مَا قَالَ الْعَبْدُ وَكُلُّنَا لَكَ عَبْدٌ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Rabbanaa lakal hamdu hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi mil’as samaawaati wamil al-ardli wa mil a maa syi’ta min syai in ba’du ahlats tsanaa’i wal majdi ahaqqu ma qaalal ‘abdu wa kullunaa laka ‘abdun laa maani’a limaa a’thaita walaa mu’thia limaa mana’ta walaa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.

Artinya: Ya Tuhan kami, hanyalah kepada Mu segala puji pujian yang banyak, baik, yang diberkahi di dalamnya sepenuh langit, sepenuhnya bumi, sepenuh keduanya, dan sepenuh apa yang Engkau inginkan darinya setelah itu. Dzat yang berhak mendapatkan pujian dan kemuliaan sebagaimana yang diucapkan oleh hambaNya.

Dan kita semua adalah hamba bagiMu. Tidak ada yang dapat menghalangi terhadap apa yang telah Engkau berikan, dan Tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang telah Engkau cegah. Dan kemuliaan itu tidak ada gunanya dariMu Dzat yang memiliki kemuliaan.

Bisa juga membaca: 

ربنا لك اللحمد ملء السموات وملء الأرض وملء ما شئت من شيء بعد

Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.

Artinya: "Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu."

Sujud (Membaca tasbih sujud tiga kali)

سبحان ربي الأعلى وبحمده 

Sub haana robbiyal a'la wabihamdih.

Artinya: "Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya."

Duduk di antara dua sujud (Membaca doa 'Robbighfirlii warhamnii...')

رب اغفررلي وارحمني واجبرني وارفعني وارزقني واههدني وعافني واعف عني

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.


Artinya: "Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

Sujud kedua (Membaca tasbih sujud tiga kali)

سبحان ربي الأعلى وبحمده 

Sub haana robbiyal a'la wabihamdih.

Artinya: "Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya."

Bangun melanjutkan rakaat kedua.

Tasyahud akhir (Membaca bacaan tasyahud akhir)

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa Ibroohim wa 'alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa Ibroohim wa 'alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia.

Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia."

Salam

Berdoa

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved