Puncak Kemarau di Kalbar Terjadi Pada Juli, BMKG Kalbar Minta Warga Lebih Siap dan Antisipatif
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, sehingga dapat men
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat memprediksikan puncak musim kemarau di Kalimantan Barat akan terjadi pada bulan Juli 2024 mendatang.
Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Luhur Tri Uji Prayitno mengatakan puncak terjadinya musim kemarau ini diprediksikan terjadi di sebagian wilayah Kalimantan Barat.
Seperti Kabupaten/Kota Kayong Utara, Ketapang, Kapuas Hulu, Melawi, Sanggau, Sekadau, Sintang, Pontianak, Landak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Bengkayang dan Sambas.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, sehingga dapat menekan kerugian yang dapat ditimbulkan," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 22 Maret 2024.
• BMKG Kalbar: Waspada Kemarau Mulai Terjadi Akhir Juni 2024
Dijelaskannya bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan juga munculnya titik panas selama periode musim kemarau.
Kemudian pada bulan Agustus juga diprediksikan masih akan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Ketapang, Melawi, Kayong Utara, Kubu Raya, Kapuas Hulu, Sekadau, Sintang dan Sanggau.
Dengan ini maka kondisi dinamika atmosfer pada awal tahun menunjukkan kondisi EL Nino Moderat dan IOD Netral berpotensi menyebabkan berkurangnya curah hujan di wilayah Kalimantan Barat khususnya pada bulan Juni hingga Agustus 2024. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
| Polda Kalbar Apresiasi Peran Media dalam membangun Kalimantan Barat |
|
|---|
| Juara Master Chef Indonesia Ajak Warga Ramaikan Kalbar Food Festival |
|
|---|
| Sekda Sintang: Proyek SCBD Hadirkan Bioskop, Warga Tak Perlu ke Pontianak Lagi |
|
|---|
| Bupati Sintang Ikut Jalan Sehat May Day, Tekankan Keseimbangan Buruh dan Pengusaha |
|
|---|
| Sebulan Persiapan, 12 Ribu Lontong Sukadana Pecahkan Rekor MURI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Berdasarkan-perkiraan-BMKG-Indonesia-akan-mulai-memasuki-musim-kemarau.jpg)