BPBD Ungkap 29.371 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Melawi
Kecamatan Menukung mengalami penurunan tinggi muka air sebanyak 100 cm dan Kecamatan Ella Hilir mengalami penurunan tinggi muka air 50 cm.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - BPBD Kabupaten Melawi mencatat sedikitnya sebanyak 7.964 KK terdampak banjir yang melanda di sejumlah kecamatan beberapa waktu kemarin.
Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Arif Santoso mengungkapkan angka 7.964 KK tersebut tersebar di 5 Kecamatan di Kabupaten Melawi, yaitu Kecamatan Nanga Pinoh 2.673 KK, Belimbing Hulu 115 KK, Pinoh Utara 2.508 KK, Ella Hilir 662 KK, dan Menukung 2.006 KK.
Kata Dia, jumlah 7.964 KK itu adalah sama dengan 29.371 jiwa terdampak banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Melawi sejak 3-11 Maret 2024.
“Total jumlah jiwa terdampak sebanyak 29.371 jiwa. Pada kejadian bencana banjir kali ini juga mengakibatkan 2 orang ditemukan meninggal dunia yang berasal dari Kecamatan Nanga Pinoh dan Menukung," jelasnya, Sabtu 16 Maret 2024.
Baca juga: Antisipasi Balap Liar, Satlantas Polres Melawi Melaksanakan Patroli di Seputaran Nanga Pinoh
Per hari ini, Dikatakan Arif Santoso bahwa banjir di wilayah Kabupaten Melawi sudah surut.
"Kini banjir sudah surut di seluruh wilayah terdampak bencana banjir,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kata Dia, bencana banjir juga mengakibatkan banyak fasilitas umum yang rusak, diantaranya jalan, kantor, terjadi gagal panen sawah, ladang dan kebun, termasuk meluapnya kolam ikan masyarakat.
“Selain itu banjir juga merusak atau terjadi pembusukan pada bagian bangunan tertentu yang terbuat dari bahan kayu, seperti kantor/balai desa sekolah, masjid mushola, gereja dan bangunan fasilitas kesehatan,” katanya.
Keadaan ini melumpuhkan aktivitas warga.
Merujuk laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi pada Sabtu (9 Maret 2024), akibat kejadian ini puluhan rumah terendam banjir dan beberapa akses jalan putus.
Adapun informasi terkini terkait ketinggian air per Sabtu (9 Maret 2024) antara lain Kecamatan Nanga Pinoh dan Kecamatan Pinoh Utara mengalami kenaikan muka air 50 cm.
Kecamatan Menukung mengalami penurunan tinggi muka air sebanyak 100 cm dan Kecamatan Ella Hilir mengalami penurunan tinggi muka air 50 cm.
Hingga saat ini BPBD Kabupaten Melawi masih melakukan pendataan untuk jumlah keseluruhan warga terdampak dan sarana prasarana yg terimbas oleh kejadian banjir ini.
"Upaya darurat yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Melawi bersama tim gabungan antara lain melakukan monitoring air, mendirikan pos kesehatan bagi warga yang membutuhkan dan membagikan bantuan berupa sembako kepada para warga terdampak," tandasnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
FKUB Kalbar Serukan Aksi Damai: Jaga Persatuan, Tolak Provokasi, Dukung Aspirasi Mahasiswa |
![]() |
---|
Bupati Romi Wijaya Sambangi Asrama Kayong Utara di Pontianak |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Ungkap Ada Penyusup Bawa Molotov di Aksi Mahasiswa Mapolda Kalbar |
![]() |
---|
Bulog Kalbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan ke Depan |
![]() |
---|
AKSI 30 Agustus di Mapolda Kalbar, Kapolresta Pontianak Turun Langsung Duduk Bersila Penuh Dialog |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.