MotoGP

Baru Tahu Alasan Marc Marquez Membelot ke Ducati, Ternyata Semua Karena Valentino Rossi

Peralihan dari Repsol Honda ke Gresini Ducati tahun ini telah mengembalikan Marquez ke benak banyak pengamat untuk menantang gelar juara dunia.

Editor: Rizky Zulham
46vale.com
Duel Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam Seri balap MotoGP Malaysia 2017 lalu. Baru Tahu Alasan Marc Marquez Membelot ke Ducati, Ternyata Semua Karena Valentino Rossi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Baru tahu alasan sebenarnya Marc Marquez rela pindah dari Honda ke Ducati di musim MotoGP 2024.

Tak lain dan tak bukan, alasan kuat kepindahan Marc Marquez ke Ducati hanya karena rivalnya Valentino Rossi.

Seperti dikethaui, rivalitas antara keduanya sudah bukan menjadi rahasia.

Terlebih jika berbicara tentang gelar Juara MotoGP.

Pertanyaan tentang bisakah Marc Marquez mengungguli total sembilan gelar juara dunia milik Valentino Rossi setelah ia mengendarai motor Ducati muncul setelah dia pindah ke Gresini pada MotoGP 2024.

Berbeda! Jadwal Live Race MotoGP Qatar 2024 di Jam Tayang Trans7 Bukan Hari Minggu

Keinginan Marquez untuk mengalahkan perolehan gelar juara Valentino Rossi berarti dia harus mengendarai Ducati, kata Pol Espargaro.

Delapan gelar juara dunia yang diraih Marquez tertinggal satu dari total yang diraih rival beratnya, Rossi.

Peralihan dari Repsol Honda ke Gresini Ducati tahun ini telah mengembalikan Marquez ke benak banyak pengamat untuk menantang gelar juara dunia kesembilan.

Rekan setimnya selama dua musim, Espargaro, bereaksi terhadap keputusan besar Marquez untuk keluar dari Honda, tim tempat ia memenangkan semua gelarnya sejauh ini.

"Dalam dunia olahraga, tahun-tahun berlalu dengan sangat cepat," kata Espargaro kepada Marca dilansir dari Crash.

"Khususnya di dunia sepeda motor, di mana para pembalap naik ke kelas premier pada usia yang sangat muda, levelnya meningkat dengan sangat cepat."

"Memang benar Anda bisa berkata ‘ya, saya hanya punya pengalaman satu tahun’. Tetapi satu tahun sangatlah panjang dan menjadi sangat panjang dalam olahraga elite," ucap Espargaro.

"Tidak hanya secara mental, tetapi juga secara teknis. Bagaimana para pembalap baru yang datang ke pabrikan membalap.

"Bagaimana Anda harus beradaptasi kembali dan menemukan kembali diri Anda setiap saat."

"Satu tahun adalah waktu yang lama, jadi jelas saya memahaminya. Dia punya ambisi untuk terus menang, dia ingin meraih gelar juara dunia lagi."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved