Kini Hadir Toko Kepong Bakol PKK Pasarkan Produk Olahan UMKM Kubu Raya

Di toko milik PKK Kubu Raya ini, menghadirkan sekitar ratusan produk olahan dari UMKM serta ekonomi kreatif dari warga binaan PKK dipasarkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Pemkab Sambas
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan didampingi Ketua TP PKK Kubu Raya Rosalina Muda saat tinjau Toko Kepong Bakol PKK usai di resmikan pada Rabu 7 Februari 2024. 

KUBU RAYA, TRIBUN - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meresmikan Toko Kepong Bakol PKK di Kompleks Perkantoran Pemkab Kubu Raya, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, pada Rabu 7 Februari 2024.

Di toko milik PKK Kubu Raya ini, menghadirkan sekitar ratusan produk olahan dari UMKM serta ekonomi kreatif dari warga binaan PKK dipasarkan.

Muda Mahendrawan mengatakan Toko Kepong Bakol tersebut menjadi pemantik untuk dibukanya toko-toko PKK di setiap kantor desa.

Muda menilai keberadaan toko-toko di desa akan mendekatkan akses masyarakat untuk berbelanja kebutuhan primer.

“Kita juga bekerja sama dengan Bulog. Jadi harga beras di sini ikut menjaga stabilitas inflasi,” ucapnya usai meresmikan toko yang juga menyediakan perlengkapan kantor dan rumah tangga itu.

Ketua PHRI Kubu Raya Ungkap Okupasi Hotel dan Kunjungan Tempat Wisata Meningkat Berkat Imlek

Lebih jauh, dalam pemasaran produk olahan maupun kebutuhan sembako, Muda menyebut pentingnya jejaring pemasaran.

Adanya jejaring akan mempermudah para pelaku UMKM dalam mendapatkan pasar.

“Jadi ini bukan semata-mata mencari laba keuntungan tetapi untuk produk masyarakat itu memiliki pasar. Ke depannya pemasaran produk-produk UMKM, ekonomi kreatif, dan produk olahan masyarakat lainnya dapat ditemui di pasar digital Mbiz Market,” jelasnya menambahkan.

Sementara Ketua TP PKK Kubu Raya Rosalina Muda menyebut pemasaran produk di toko-toko khusus binaan PKK merupakan bagian dari Program Gerakan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Ekonomi (Pelangi). Setidaknya, kata Rosalina, ada tiga poin pembinaan PKK.

“Pertama pembinaan ekonomi rumah tangga dengan menggunakan bahan lokal. Kemudian meningkatkan UP2K. Dan terakhir pengembangan toko PKK,” terangnya.

Rosalina menambahkan, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga terkait erat dengan toko PKK. Seperti Dinas Perikanan, misalnya.

“Produk perikanan nanti akan kita jual di gedung yang diresmikan ini. Begitu juga kita di Kubu Raya memiliki kurang lebih 20 ribu pelaku UMKM binaan dinas. Ini salah satu cara kita bagaimana produk-produk UMKM bisa dijual di toko PKK. Kemudian juga produk pertanian dan lain sebagainya juga bisa di pasarkan di toko PKK ini,” jelasnya.

Rosalina berharap ke depan toko PKK dapat dikembangkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa sehingga hasil UMKM yang bergerak di berbagai bidang bisa dipasarkan di setiap toko PKK hingga tingkat terbawah.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved