Pemkab Sambas Dampingi PJ Gubernur Kalbar Gelar Gerakan Pangan Murah di Galing

Antusias warga masyarakat Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, tercurah menyambut pasar murah. Warga berduyun-duyun memadati Pasar Rakyat Galing.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pemkab Sambas diwakili Asisten III Administrasi Umum Eko Susanto mendampingi PJ Gubernur Kalbar Harisson saat meninjau gerakan pangan murah di Pasar Rakyat Galing, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas mendampingi PJ Gubernur Kalimantan Barat Harisson meninjau operasi pangan murah di Pasar Rakyat Galing, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, belum lama ini.

Kegiatan itu dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan yang digelar Pemprov Kalbar bersama Badan pangan Nasional.

Total paket yang tersedia dalam gerakan pangan murah berjumlah 500 paket.

Dimana setiap paket senilai 150 ribu Rupiah terdiri dari beras 10 kilogram. 1 kilogram gula pasir serta 1 liter minyak goreng.

Pemkab Sambas diwakili Asisten III Administrasi Umum Eko Susanto bersama Kepala Dinas Diskumindag dr. I Ketut Sukarja, Camat Galing serta Forkopimcam Kecamatan Galing mendampingi gerakan pangan murah.

Baca juga: Kesultanan Sambas Gelar Haul ke-16 Pangeran Ratu Haji Winata Kesuma

Antusias warga masyarakat Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, tercurah menyambut pasar murah. Warga berduyun-duyun memadati Pasar Rakyat Galing.

Kepala Dinas Diskumindag dr. I Ketut Sukarja menjelaskan, gerakan pangan murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai bentuk kehadiran negara dan pemerintah dalam mengurangi beban yang dirasakan masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Sambas.

“Ini maksudnya Negara harus hadir untuk mengurangi beban yang dihadapi masyarakat," ucapnya, Minggu 4 Februari 2024.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa sembako yang dijual dalam bentuk paket ini harga yang ditawarkan lebih murah 35 persen dibanding dengan harga yang dijual dipasaran. Dimana tujuannya adalah dalam rangka pengendalian Inflasi.

“Paket Ini artinya lebih murah dari pasar sekitar 25-35 persen Harganya lebih murah sekalian untuk pengendalian inflasi," ucapnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved