Kubu Raya Raih Katagori Zona Hijau Dari Ombudsman RI
"Penilaian dilakukan Ombudsman RI terhadap kepatuhan penyelenggara pelayanan publik dalam memenuhi standar pelayanan."ujarnya
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Ombudsman Republik Indonesia tetapkan menyatakan Kabupaten Kubu Raya masuk dalam kategori Tingkat Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau.
Zona Hijau atau Tingkat Kepatuhan Tinggi ini dengan nilai 85,65. Nilai ini meningkat dibanding tahun 2022 di mana nilai kepatuhan saat itu berada di angka 81,02.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat Tariyah menyerahkan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik langsung kepada Bupati Kubu Raya H Muda Mahendrawan pada Rabu 17 Januari 2024 di ruang kerja Bupati Kubu Raya.
Kepala Perwakilan Ombudsman Tariyah menyatakan Kabupaten Kubu Raya masuk dalam kategori Tingkat Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau dengan nilai 85,65.
"Penilaian dilakukan Ombudsman RI terhadap kepatuhan penyelenggara pelayanan publik dalam memenuhi standar pelayanan," ujarnya.
Lanjutnya, Ombudsman Sebagai lembaga negara pengawas penyelenggaraan pelayanan publik, kegiatan penilaian dilakukan sebagai wujud fungsi pencegahan maladministrasi.
Tak hanya itu, menurut Tariyah adanya penilaian ini yang meningkat lantaran dibanding tahun 2022 di mana nilai kepatuhan saat itu berada di angka 81,02.
• Kapolres Wahyu Jati Wibowo Silaturahmi ke PMP Kubu Raya
Saat menerima hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik Bupati Kubu Raya didampingi Bupati Muda Mahendrawan, Sekretaris Daerah Yusran Anizam dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Keberhasilan meraih katagori zona hijau dari lembaga negara Ombudsman RI, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan keberhasilan ini karena kinerja sistem kepong bakol.
Dan dirinya juga senantiasa mengingatkan kepada jajaran Pemkab Kubu Raya dengan meminta semua ASN untuk menjaga komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi masyarakat.
"Saya mengingatkan ASN agar terus fokus pada upaya-upaya pelayanan, perbaikan, dan peningkatan kualitas kehidupan semua rumah tangga di seluruh desa di Kubu Raya. "Ujarnya
Dan dikatakannya lagi, Layanan-layanan yang kita lakukan Alhamdulillah dalam lima tahun ini telah mengalami pencapaian-pencapaian dan peningkatan. Baik dari sisi penguatan percepatan, penguatan kelembagaan, maupun dari sisi pemanfaatan teknologi informasi dan sinergi kepung bakul bersama semua elemen masyarakat di desa,”
Muda mengatakan seluruh jajaran perangkat daerah terus menjalankan program dan pelayanan secara terukur dan berdampak. Dia menyatakan pemerintah kabupaten selalu berorientasi kepada dampak melalui proses yang melibatkan semua pihak termasuk masyarakat.
“Pelibatan banyak pihak seperti berbagai elemen masyarakat ini tentu membangun rasa trust atau kepercayaan dari masyarakat itu sendiri. Dengan pelibatan banyak elemen masyarakat, di situlah kita menghargai dan memandang masyarakat sebagai subjek pembangunan. Dan di situlah pula masyarakat di seluruh penjuru desa merasa memiliki terhadap hadirnya pemerintah daerah ini,” tuturnya.
Karena itu, Bupati Muda mengajak seluruh aparatur pemerintahan daerah untuk istiqamah pada langkah yang ada, yaitu langkah yang bernapaskan pergerakan inovasi dan perjuangan dalam memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
| Korban Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Warga Saat Berburu |
|
|---|
| Hadiri Halal Bihalal, Ini Pesan Bupati Karolin Kepada DWP Kabupaten Landak |
|
|---|
| Tiba di Pontianak, Delapan Jenazah Helikopter Langsung Dibawa Dengan Iring-iringan Ambulans |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Terima Konsultasi MHADN Terkait Prosedur Pengesahan Badan Hukum |
|
|---|
| Tragedi Helikopter PK-CFX di Kalbar, 8 Korban Meninggal, Evakuasi Dramatis di Medan Terjal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Tariyah-menyerahkan-hasil-penilaian23432.jpg)