Setelah 6 Jam Pencarian, Jasad Andi Ditemukan Dikedalaman Lebih 1 Meter di Sungai Parit Pangeran
Wahyu mengungkapkan, berdasarkan keterangan anak korban Adam kepada anggota Polres Kubu Raya, sekira pukul 12.00 WIB Andi Ibrahim keluar dari rumah un
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Akhirnya tim (Search And Rescue) SAR gabungan temukan Andi Ibrahim sudah dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Parit Pangeran Dusun Parit Pangeran Desa Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, pada Senin 15 Januari 2024 sore Pukul 17.00 Wib.
Jasad pria berusia 39 tahun ini ditemukan setelah sekitar 6 jam pencarian, korban di temukan di dalam sungai dengan kedalaman sekitar +/- 1.5 meter oleh Tim SAR gabungan tidak jauh dari titik kejadian langsung dievakuasi oleh Tim SAR gabungan bersama warga setempat.
Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo membenarkan kejadian tersebut, Andi Ibrahim ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Parit Pangeran.
Wahyu mengungkapkan, berdasarkan keterangan anak korban Adam kepada anggota Polres Kubu Raya, sekira pukul 12.00 WIB Andi Ibrahim keluar dari rumah untuk mematikan Mesin Pompa air di dalam motor air yang berada di depan rumahnya.
• Polres Kubu Raya Tetapkan Seorang Tersangka Pada Kasus Kecelakaan yang Renggut Nyawa Tuti Sarini
kemudian, setelah sekitar 30 menit kemudian sekitar pukul 12.30 WIB Adam melihat orang tuanya tidak berada di motor air, kemudian Adam berusaha mencari orang tuanya di rumah neneknya yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban, namun korban tidak ditemukan sehingga Adam melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Kakap untuk ditindak lanjuti.
"Laporan itupun diteruskan anggota Polsek Sungai Kakap kepada stakeholder terkait. Kemudian Tim SAR gabungan bersama warga mencari korban di tepian Sungai Parit Pangeran, sekitar 6 jam pencarian, korban di temukan di dalam sungai dengan kedalaman sekitar +/- 1.5 meter oleh Tim SAR gabungan tidak jauh dari titik korban diduga terjatuh," ungkap Kapolres Wahyu
Lanjutnya," Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit Epilepsi. Pihak keluarga menolak untuk dilakukannya Visum dan menganggap kejadian ini sebagai musibah dan jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman,"pungkas Kapolres Kubu Raya. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
| Akses Internet di Sekadau 2025 Meningkat, Namun Sejumlah Desa Masih Tanpa Sinyal |
|
|---|
| Tangis Keluarga Pecah, Gubernur Kalbar Ria Norsan Datangi Keluarga Korban |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Kalbar, 8 Korban Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| Empat Korban Helikopter PK-CFX Teridentifikasi, Ada WNA Asal Malaysia |
|
|---|
| Detik-detik Helikopter PK-CFX Meledak dan Jatuh di Nanga Taman hingga Tewaskan 8 Penumpang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-saat-evakuasi-jasad-Andi-Ibrahim235red.jpg)