Cerita Diana, Ibu Rumah Tangga di Sambas Cerita Bawa KK untuk Beli Gas LPG 3 Kilogram

Diana mengisahkan sebelum seperti saat ini, dirinya pernah membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan jatah gas LPG 3 kilogram.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Dok. Pertamina
Ilustrasi gas elpiji 3kg. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, Diana mengaku membeli gas LPG dengan menukar langsung ke pengecer, Kamis 21 Desember 2023.

Diana menceritakan dirinya menggunakan gas LPG melon atau 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari.

"Di rumah menggunakan gas LPG tiga kilogram, untuk memasak dan sebagainya," katanya, Kamis 21 Desember 2023.

Diana mengisahkan sebelum seperti saat ini, dirinya pernah membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan jatah gas LPG 3 kilogram.

Kadisperindag Kalbar sebut Saat Ini Tengah Proses Pendataan Pengguna LPG 3 Kg Setiap Pangkalan

"Dulu pernah harus membawa fotocopy KK untuk mendapat jatah gas LPG," katanya.

Diana mengatakan harga gas LPG melon didapatkan dengan 20 Ribu Rupiah. Harga, kata dia, belum pernah naik lebih tinggi dari itu.

Diana mengaku dirinya belum tahu kalau sekarang warga harus masuk ke daftar yang ada di pangkalan gas untuk membeli LPG tiga kilogram.

"Belum tahu, kalau nanti memang wajib terdaftar mudahan sudah terdaftar," kata Diana, yang merupakan ibu rumah tangga itu. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved