Dibawah Guyuran Hujan Kodim 1204/Sanggau Gelar Upacara Peringati Hari Juang Kartika Ke-78
Meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah dan terus memimpin pasukan. Pertempuran Ambarawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perju
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kodim 1204/Sanggau melaksanakan upacara peringatan Hari juang Kartika ke-78 tahun 2023 di lapangan upacara Makodim 1204/Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat 15 Desember 2023. Tema yang diusung adalah "TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk NKRI".
Dalam upacara peringatan Hari Juang Kartika ke-78 tahun 2023 ini bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) adalah Danramil Entikong Mayor Arm Dulloh.
Dalam Amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang di bacakan oleh irup mengucapkan Selamat Hari Juang TNI AD ke-78 tahun 2023 kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD beserta keluarga, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini.
Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Saat itu, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan di Pertempuran Ambarawa.
• Dandim Mempawah Sampaikan Amanat KSAD Pada Upacara Hari Juang Kartika ke-78
Meski dalam kondisi sakit, tidak pernah menyerah dan terus memimpin pasukan. Pertempuran Ambarawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa kita, kegigihan dan keberanian Jenderal Sudirman menjadi inspirasi bagi kita semua.
Hari Juang TNI AD kali ini, mengusung tema “TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk NKRI”. Tema ini memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu bahwa kita harus terus memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuannya dan berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Kemanunggalan TNI AD-Rakyat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Di era globalisasi saat ini, kita menghadapi berbagai macam tantangan seperti perang asimetris, perubahan iklim dan potensi konflik sosial," katanya saat membacakan amanat KASAD.
Untuk menghadapi berbagai macam tantangan tersebut, TNI AD harus terus meningkatkan kemampuannya baik dari segi personel, alutsista maupun doktrin.
Peningkatan kemampuan diperlukan untuk menghadapi berbagai macam ancaman yang semakin kompleks.
"Selain itu, kita juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggungjawab bersama, termasuk TNI AD," jelasnya.
Lanjutnya, TNI AD memiliki kemampuan dan potensi yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian alam.
Kita dapat berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam, restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan.
Untuk itu, dengan semangat Hari Juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Mari kita bersama-sama wujudkan cita-cita para pahlawan yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI,” ujarnya.
Unjuk Rasa di Pontianak Ricuh, Kapolresta: Mari Jaga Kota Tetap Damai dan Kondusif |
![]() |
---|
Personel Polsek Beduai Verifikasi Titik Hotspot untuk Pastikan Api Padam dan Situasi Terkendali |
![]() |
---|
Gubernur Ria Norsan Imbau Warga Kalbar Jaga Kedamaian, Demokrasi sebagai Ruang Dialog |
![]() |
---|
Update Harga Sembako di Kalimantan Barat Hari Ini Terbaru: Cabai Naik, Bawang dan Daging Turun |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Ria Norsan Imbau Massa Aksi Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Damai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.