Owner Juice Tsabita Akui Terdampak Kenaikan Harga Gula
Lia yang menetap di Singkawang dan memiliki usaha di Kota Pontianak mengatakan menjelang Natal memang kerap terjadi kenaikan harga.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Naiknya harga gula pasir berdampak terhadap Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Owner Tsabita Juice, Liana (40) mengaku kenaikan harga gula mencapai Rp 3000 per kilogramnya.
"Harga gula pasir sekarang berkisar Rp17.000, sebelumnya harga gula pasir hanya berkisar Rp14.000 per kilogramnya. Tidak mengetahui pasti kapan naiknya tetapi harganya memang sudah naik dan kenaikannya lumayan," ujarnya Selasa 14 November 2023.
Liana mengaku kenaikan harga gula, mau tidak mau berdampak terhadap harga produk yang dijual. Ia yang menjual aneka jus buah dan cake mengaku dampak tak dirasakan signifikan untuk produk jus namun cakenya mengalami kenaikan.
"Dampaknya harganya cake naik, tergantung kebutuhan gulanya. Kalau jus tidak menggunakan banyak gula. Harapan kita ada upaya pemerintah menurunkan harga, apalagi saat ini harga telur dan komoditi lain sudah mulai naik," ujarnya.
Baca juga: Hospital Expo Pamerkan Produk dan Layanan Unggulan Bidang Kesehatan di Kalbar
Lia yang menetap di Singkawang dan memiliki usaha di Kota Pontianak mengatakan menjelang Natal memang kerap terjadi kenaikan harga.
"Ini sudah siklusnya, untuk telur. Beras sudah naik sekarang menyusul barang lain," ujarnya. (*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/aneka-jus-dari-sayur-dan-buah-segar-ala-Tsabita-435ertfg.jpg)