Khazanah Islam
Bacaan Shalawat Sebelum Panjatkan Doa Supaya Doa Dikabulkan
Shalawat merupakan bacaan paling penting dan paling mudah tidak memiliki syarat apapun dan dipastikan tetap diterima.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Shalawat memiliki banyak manfaat istimewa yang sangat mudah dilakukan.
Maka dari itu setiap amalan harus diawali dengan bacaan shalawat termasuk dalam mendirikan Shalat.
Sehingga bagi siapapun yang ingin doanya dikabulkan untuk diawali dengan bacaan shalawat.
Perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW terdapat Al-Quran dan sejumlah hadist.
Shalawat merupakan bacaan paling penting dan paling mudah tidak memiliki syarat apapun dan dipastikan tetap diterima.
Bagi yang ingin doanya cepat dikabulkan maka harus diawali dengan membaca Shalawat sebagai pembukanya.
Karena Shalawat tidak memiliki batasan dalam membaca serta tidak ada ketentuan mau dibaca kapan saja dan dalam kondisi apapun.
Setiap Shalawat memiliki keutamaan sendiri, makanya Sholawat memiliki banyak jenisnya.
Ada Sholawat yang memiliki keutamaan jika dibaca sebelum berDoa maka Doanya akan dikabulkan Allah SWT yaitu Sholawat Munjiyat.
Baca juga: Niat Sholat Tahajud 4 Rakaat 1 Kali Salam Arab dan Latin Lengkap Tata Cara Mengerjakannya
Khusus doa yang dapat dijadiakan sebagai pembuka dalam doa merupakan Shalawat Munjiyat dipercaya akan membuat doa yang dipanjatkan cepat terkabul.
Cara mengamalkan Sholawat Munjiyat dibaca tersendiri atau dibaca sebagai awalan dalam memanjatkan Doa.
Berikut bacaan Sholawat Munjiyah berikut bacaan arab dan latinnya
Sholawat Munjiyat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةٌ تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْاَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَابِهَاجَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَابِهَا اَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
“Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii’is-sayyi’aati wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii’il-khairaati fil-hayaati wa ba’dal-mamaati”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Amalan-Sholawat-Jibril-dan-Shalawat-Ibrahimiyah-agar-Dapat-Syafaat-Rasulullah-SAW-di-Hari-Akhir.jpg)