Karhutla di Kalbar
Karhutla di Kalbar Belum Kelar, 4 Kabupaten Jadi Perhatian
Daniel juga menyebutkan, jika intensitas kebakaran hutan dan lahan itu semakin tinggi maka status tanggap darurat akan diperpanjang.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Satgas Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Daniel mengatakan berdasarkan hasil patroli, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa wilayah Kalbar, Selasa 3 Oktober 2023.
"Kita juga masih melakukan operasi pemadaman juga pemblokiran serta pembasahan lahan," jelasnya.
Daniel juga menyebutkan, jika intensitas kebakaran hutan dan lahan itu semakin tinggi maka status tanggap darurat akan diperpanjang.
Adapun sejumlah wilayah yang masih terjadi Karhutla saat ini seperti Kabupaten Ketapang, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang.
"Kabupaten Mempawah juga saat ini masih mengeluarkan asap," ungkapnya.
• BPBD Kalbar Siap Perpanjang SK Status Darurat Bencana Asap Jika Karhutla Terjadi Kembali
Di sisi lain, dirinya juga menyebutkan jika terdapat wilayah yang terbakar dan sulit di jangkau oleh satgas darat maka akan di lakukan water boombing.
"Water boombing ini yang menjadi persoalan sekarang memang sumber air yang mulai terbatas seperti di Kabupaten Ketapang itu sudah kita kerahkan hanya saja sumber airnya sulit," jelasnya.
Namun demikian, ia juga mengklaim bahwa kabut asap yang ada saat ini secara umum tidak mengganggu aktifitas masyarakat, termasuk juga tidak menggangu operasional penerbangan.
"Kita tidak boleh lalai dan harus menjaga Kalbar ini agar tetap biru," tutupnya.
• Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara Masih Berpotensi Terjadinya Karhutla
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kondisi-terkini-Karhutla-di-Pasir-Panjang-Singkawang-Kalimantan.jpg)