Bupati Sambas Resmikan Asrama Putri Pontren Basuni Imran
Bangunan yang diresmikan itu memiliki tiga lokal yang akan digunakan sebagai asrama santri putri.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono meresmikan asrama putri Pondok Pesantren Basuni Imran Sambas, Selasa 12 September 2023.
"Saya Bupati Sambas juga telah meresmikan asrama putri Pontren Basuni Imran Sambas yang diharapkan dapat menunjang fasilitas para santri," kata Satono, Kamis 14 September 2023.
Bangunan yang diresmikan itu memiliki tiga lokal yang akan digunakan sebagai asrama santri putri.
Pembangunan asrama itu merupakan Hibah Pemkab Sambas dengan nilai Rp150 juta.
Satono menjelaskan, momen peresmian asrama putri itu merupakan rangkaian launching program 1000 Hafiz.
Di samping itu juga merupakan acara kemeriahan Milad ke-44 Pontren Basuni Imran Sambas.
"Momen ini juga dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Sambas sehingga nanti akan dievaluasi secara rutin setelah launching ini, seperti apa perkembangannya akan terus kita tindaklanjuti," tuturnya.
• Bahas Perubahan APBD 2023, Fraksi PKS Minta Pemkab Sambas Maksimalkan Potensi
• Realisasi APBD Capai 47,60 Persen pada Juli, Fraksi PAN Apresiasi Pemkab Sambas
Lebih jauh, kata Satono diharapkan banyak kegiatan ekstra kurikuler yang mampu dihadirkan di setiap pesantren untuk memacu kompetensi santri.
"Dengan strategi strategi bagaimana mematangkan misalkan dengan adanya ekstra kurikuler yang dapat digalakkan terus. Sehingga nanti tamatan santri atau pesantren yang ada di Sambas tidak kalah dengan lulusan pesantren di daerah lain," katanya.
Dia mengatakan Pontren Basuni Imran Sambas merupakan salah satu yang tertua di Kabupaten Sambas dengan banyak prestasi yang telah ditorehkan para santri dan lulusan.
"Selamat kepada kafilah MTQ Sambas yang telah berjuang penuh berikhtiar dengan hasil rangking 5 di ajang MTQ tingkat provinsi," katanya.
Satono menilai tidak ada yang salah dengan hasil mempertahankan posisi kelima. Sebab para kafilah sudah ikhtiar akan tetapi bagaimana ke depan terus mengevaluasi, memaksimalkan potensi-potensi yang ada.
"Oleh karena itu saya berharap tahun depan MTQ yang ada di Sambas bisa mengurus penghafal Al-quran lebih banyak lagi. Jika tidak dalam waktu 2 tahun, maka 5 tahun atau 10 tahun harus sudah lahir penghafal Alquran untuk ikut MTQ tingkat Nasional," harapnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Sambas-Satono-ketika-memotong-pita-dan-penandatanganan.jpg)