Berita Viral
Waspada! Masak Pakai Kompor Gas Ternyata Bisa Picu Kanker
Melalui pembakaran, kompor gas juga memancarkan bahan kimia beracun. Artinya, senyawa ini memiliki potensi untuk menyebabkan kanker.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ternyata memasak makanan menggunakan kompor gas bisa memicu kanker terhadap penggunanya.
Hal itu berdasarkan hasil sebuah analisa yang menemukan bahwa kompor gas tanam tunggal pada oven tinggi atau gas yang diatur ke 350 derajat Fahrenheit dapat meningkatkan kadar benzena karsinogen dalam ruangan.
Sebagaimana diketahui, hampir setiap rumah kini memasak menggunakan Kompor gas.
Kompor gas sudah menjadi alat yang umum digunakan di banyak rumah untuk memasak makanan.
Namun, sebuah studi baru-baru ini telah mengungkapkan potensi bahaya tersembunyi dari penggunaan kompor gas.
Pernyataan menyebut memasak menggunakan Kompor gas bisa memicu kanker dikutip dari News Stanford.
• Alasan Kanker Tiroid Lebih Banyak Diderita Wanita, Apa Saja Gejala dan Tandanya?
Sebuah analisa yang dipimpin Stanford menemukan bahwa kompor gas tanam tunggal pada oven tinggi atau gas yang diatur ke 350 derajat Fahrenheit dapat meningkatkan kadar benzena karsinogen dalam ruangan.
"Benzena bisa muncul di tempat-tempat bersuhu tinggi seperti ladang minyak dan kilang. Sekarang kita juga tahu bahwa benzena dapat terbentuk saat kita menggunakan kompor gas di rumah," ujar Profesor Rob Jackson, penulis senior studi dan profesor ilmu sistem Bumi di Stanford Doerr School of Sustainability.
Melalui pembakaran, kompor gas juga memancarkan bahan kimia beracun, termasuk karbon monoksida (CO), yang menghambat respirasi sel, formaldehida (HCHO), karsinogen, dan nitrogen dioksida (NO2), iritasi pernapasan yang terkait dengan asma.
Picu kanker dan lebih buruk dari asap rokok
Dilansir dari American Cancer Society, The International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan benzena bersifat karsinogenik untuk manusia.
Artinya, senyawa ini memiliki potensi untuk menyebabkan kanker.
Kesimpulan ini didapatkan setelah berbagai bukti yang menunjukkan paparan benzena menyebabkan leukemia myeloid akut (AML).
IARC juga mencatat, paparan benzena telah dikaitkan dengan leukemia limfositik akut (ALL), leukemia limfositik kronis (CLL), multiple myeloma, dan limfoma non-Hodgkin.
Secara umum, peneliti menemukan tingkat benzena yang muncul dalam ruangan akibat nyala api kompor gas bisa lebih tinggi daripada rata-rata tingkat benzena yang dihasilkan oleh asap rokok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Waspada-Masak-Pakai-Kompor-Gas-Ternyata-Bisa-Picu-Kanker.jpg)