PAI

Soal PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Bab 2 Halaman 30-58

Pembahasan ini pada Bab 2 Memahami hakikat dan mewujudkan ketauhidan dan dengan syu'abul..............

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Soal PAI Kelas 10 untuk UAS. Soal pilihan ganda dan isian 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut soal latihan pada buku PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Pembahasan ini pada Bab 2 Memahami hakikat dan mewujudkan ketauhidan dan dengan syu'abul.

Pada halaman 30 - 58, terdiri dari soal pilihan ganda dan essay.

Sebagai pembelajaran dalam meningkatkan pengetahaun terhadap materi belajar.

Jadi cocok sekali digunakan sebagai pembelajaran untuk mempercepata pemahaman terhadap materi pelajaran.

Bab 2 Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang. Iman ..............29

Baca juga: Soal PAI Kelas 12 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Bab 1 Meraih Kesuksesan Halaman 1-28

A. Tujuan Pembelajaran ....................................................................30

B. Infografis .........................................................................................30
C. Ayo Tadarus ...................................................................................31
D. Tadabbur ........................................................................................31
E. Kisah Inspiratif ..............................................................................32
F. Wawasan Keislaman ....................................................................35
1. Definsi Iman ........................................................................... 35
2. Definisi Syu’abul Iman ..........................................................36
3. Dalil Naqli tentang Syu’abul Iman ..................................... 36
4. Macam- Macam Syu’abul Iman ...........................................38
5. Tanda-tanda Orang yang Beriman ...................................... 44
6. Problematika Praktik Keimanan di Sekitar Kita ............... 46
7. Hikmah dan Manfaat Syu’abul Iman ............................. 49
G. Penerapan Karakter ......................................................................51
H. Refleksi ...........................................................................................52
I. Rangkuman ...................................................................................52
J. Penilaian .........................................................................................53
K. Pengayaan ......................................................................................58

A. Berikanlah tanda silang (X. pada opsi jawaban A, B, C, D atau E yang merupakan jawaban yang paling tepat!

1. Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut ini yang merupakan pengertian dari iman adalah….

A. mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
B. mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
C. mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan
D. mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan dengan perbuatan
E. mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan

Jawaban : C

2. Seorang mukmin, adalah seorang yang beriman yang melaksanakan ibadah dengan sangat ikhlas, seakan-akan Allah Swt. melihatnya, meskipun ia tidak melihat Allah Swt. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari ….

A. Ihsan
B. Iman
C. Islam
D. Ikhlas
E. Istishab

Jawaban : A

3. Perhatikan pernyataan berikut!
a. Mahmud hanya mengerjakan salat jamaah saat berada di sekolah saaat dilihat oleh guru dan teman-temannya
b. Mamad selalu berbuat baik, berkata jujur, tetapi tidak pernah salat
c. Malik senantiasa mendirikan salat, berkata baik dan rajin bersedekah
d. Maman selalu istiqamah dalam beribadah dan gemar membantu orang tuanya
e. Marwan adalah ketua Rohis di sekolah tetapi saat di rumah sering berbohong kepada orang tuanya
Dari pernyataan tersebut, yang perilakunya selaras dengan iman, Islam dan ihsan adalah….
A. Malik dan Maman
B. Mamad dan Malik
C. Maman dan Marwan
D. Mahmud dan Mamad
E. Marwan dan Mahmud

Jawaban : A

4. Dimensi dari keimanan itu menyangkut tiga ranah yaitu ma'rifatun bil qalbi, iqrarun bil lisan dan amalun bil arkan. Dari contoh-contoh amalan di bawah ini yang merupakan cabang iman dalam ranah ma'rifatun bil qalbi
adalah….
A. belajar dan menuntut ilmu
B. membaca kalimat thayyibah
C. membaca kitab suci Al-Qur`an
D. mengajarkan ilmu kepada orang lain
E. mencintai dan membenci karena Allah Swt.

Jawaban : E

5. Beriman pada hakikatnya adalah satu padunya niat, ucapan dan perbuatan. Berikut ini yang bukan merupakan cabang iman dari ranah perbuatan adalah….
A. mengurus perawatan jenazah
B. menghindari bacaan yang sia-sia
C. menunaikan dan membayar hutang
D. meluruskan muamalah dan menghindari riba
E. menjadi saksi yang adil dan tidak menutupi kebenaran

Jawaban : B

6. Perhatikan pernyataan berikut ini!
a. Belajar dan menuntut ilmu
b. Membaca kitab suci Al-Qur`an
c. Mengajarkan ilmu kepada orang lain
d. Berbakti dan menunaikan hak orang tua
e. Menikah untuk menghindarkan diri dari perbuatan keji dan haram Dari pernyataan tersebut, yang merupakan cabang iman dari ranah niat, hati dan akidah adalah….
A. a. – b. – c.
B. a. – c. – d.
C. a. – d. – e.
D. b. – c. – d.
E. b. – d. – e.

Jawaban : C

7. Berikut ini yang bukan merupakan tanda-tanda orang yang beriman adalah….

A. istiqamah dan tertib menjalankan salatnya
B. bila disebutkan nama Allah swt. hatinya bergetar
C. menafkahkan sebagian hartanya di jalan Allah swt.
D. berjihad di jalan Allah swt. dengan harta dan jiwanya
E. mempengaruhi orang lain untuk memerangi orang kafir

Jawaban : E

8. Orang yang beriman, tidak akan luput dari ujian dan godaan yang terhadap keimanannya. Semakin beriman seseorang, semakin bersar pula ujian dari Allah Swt. baginya. Berikut ini yang bukan merupakan ujian bagi seorang mukmin adalah….

A. mukmin yang saling membenci satu sama lain
B. mukmin yang saling mendukung satu sama lain
C. datangnya orang munafik yang membenci kaum mukmin
D. godaan hawa nafsu dari dalam diri setiap mukmin itu sendiri
E. orang kafir yang memerangi kaum mukmin dengan tipu dayanya

Jawaban : B

9. Hamid adalah seorang muslim yang taat beribadah dan berperilaku baik di sekolah. Sejak SMP dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah favorit di kotanya. Bahkan dia pernah bernadzar apabila ia diterima di sekolah
tersebut, ia akan berpuasa sunah selama tiga hari. Namun hingga saat ini, Hamid belum juga menunaikan nadzar tersebut, karena setiap kali hendak berpuasa, selalu saja ada halangannya untuk menunda. Hal ini merupakan
contoh ujian keimanan bagi hamid yang datangnya dari ….

A. bisikan setan
B. bisikan orang kafir
C. bisikan dari kaum munafik
D. bisikan orang mukmin lainnya
E. bisikan dari dalam hatinya sendiri

Jawaban : E

10. Orang yang beriman secara kaffah, akan senantiasa berhati-hati dalam kehidupannya. Ia akan menempatkan Allah Swt. sebagai tujuan utama dari setiap aktivitasnya. Dengan demikian, hikmah iman bagi seorang mukmin
adalah….

A. membuat seseorang menjadi resah dan gelisah hidupnya
B. mudah terserang ujub, riya dan sum’ah dalam hidupnya
C. membuat seseorang hanya mengharap rida Allah swt.
D. membuat seseorang terhindar dari keberuntungan
E. membuat seseorang tergantung kepada makhluk

Jawaban : B

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

1. Perhatikan HR. Ibnu Majah berikut ini!

اَلْاِيْمَانُ عَقْدٌ بِالْقَلْبِ وَ اِقْرَارٌ بِالِّسَانِ وَ عَمَلٌ بِالْاَرْكَانِ 

al iimaanu `aqdun bil qalbi wa iqraarun billisaani wa `amalun bil arkaani.

Artinya: Iman adalah tambatan hati, ucapan lisan dan laku perbuatan.

Dengan perkataan lain Iman adalah Tambatan hati yang menggema kedalam ucapan dan menjelma menjadi laku perbuatan.

2. Jelaskan apakah maksud dari hadis tersebut?

3. Sebutkan lima cabang iman dari ranah tashdiqun bil qalbi!

4. Sebutkan lima cabang iman dari ranah iqrarun bil lisan!

5. Sebutkan lima cabang iman dari ranah ‘amalun bil arkan!

6. Jelaskan masalah-masalah keimanan yang terjadi saat ini. Uraikan mengapa hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana solusinya menurutmu!

Kunci Jawaban

1. Maksud dari hadis tersebut adalah menjelaskan bahwa iman bukan hanya sekadar keyakinan di dalam hati, tetapi juga harus diungkapkan melalui ucapan dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Dalam Islam, iman tidak hanya bersifat pasif dalam hati, tetapi harus aktif dalam kehidupan sehari-hari. Ini menggarisbawahi pentingnya keselarasan antara keyakinan, perkataan, dan perbuatan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.

2. Lima cabang iman dari ranah tashdiqun bil qalbi (keyakinan dalam hati) adalah: a. Iman kepada Allah b. Iman kepada para malaikat Allah c. Iman kepada kitab-kitab suci Allah d. Iman kepada para nabi dan rasul Allah e. Iman kepada hari kiamat

3. Lima cabang iman dari ranah iqrarun bil lisan (pengakuan dengan lisan) adalah:

a. Mengucapkan dua kalimat syahadat

b. Mengucapkan doa dan dzikir kepada Allah

c. Membaca dan menghafal ayat-ayat Al-Quran

d. Menyampaikan pesan dan ajaran Islam kepada orang lain

e. Berbicara dengan cara yang benar dan baik, menjauhi perkataan yang haram atau mendatangkan dosa.

4. Lima cabang iman dari ranah 'amalun bil arkan (perbuatan nyata) adalah:

a. Menjalankan shalat lima waktu

b. Menunaikan zakat

c. Melaksanakan ibadah haji jika mampu

d. Berpuasa selama bulan Ramadan

e. Mengerjakan amal kebajikan, seperti sedekah, berbuat baik kepada sesama, dan menjauhi perbuatan dosa.

5. Masalah-masalah keimanan yang terjadi saat ini antara lain:

a. Kemunduran moral dan etika: Banyak individu menghadapi penurunan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari, seperti peningkatan tindakan yang melanggar nilai-nilai Islam.

b. Kelemahan keyakinan: Beberapa orang mungkin meragukan atau kehilangan keyakinan mereka karena tekanan sosial atau keraguan terhadap agama.

c. Kesesatan ajaran: Munculnya ajaran-ajaran sesat dan ekstremisme yang mengelirukan umat Islam.

d. Ketidakpedulian terhadap ibadah: Banyak orang yang tidak melaksanakan ibadah seperti shalat dengan konsisten.

e. Konflik dan ketegangan antara umat Islam: Perselisihan antar kelompok dalam umat Islam dapat memengaruhi keimanan dan persatuan umat Islam.

Solusi untuk mengatasi masalah-masalah keimanan tersebut adalah:

a. Peningkatan pendidikan agama: Mendorong pendidikan agama yang baik dan benar untuk memperkuat pemahaman iman.

b. Menumbuhkan kesadaran keagamaan: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya iman dan praktik-praktik agama.

c. Melawan ajaran sesat: Masyarakat dan ulama harus bersama-sama untuk melawan ajaran-ajaran sesat dan ekstremisme.

d. Mendorong ibadah yang konsisten: Mendorong individu untuk menjalankan ibadah secara teratur dan konsisten.

e. Mempromosikan dialog dan persatuan: Mendorong dialog antar kelompok dan mempromosikan persatuan dalam umat Islam untuk mengatasi konflik internal.

Cek berita dan artikel lain seputar ujian sekolah kurikulum merdeka klik di sini
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved