Kemarau Panjang Bikin Pasokan Air Bersih di Landak Menipis
Diketahui selama ini, air bersih yang dialirkan PAMSIMAS bersumber dari mata air di kaki bukit, yang saat ini mulai mengering.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Musim kemarau panjang tiba, pasokan air bersih mulai menipis membuat warga di Desa Nangka, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak, andalkan mesin sumur bor untuk cukupi kebutuhan air bersih.
Dampak kemarau panjang sudah dirasakan oleh warga di berbagai desa di Kabupaten Landak sejak bulan Juli 2023, terutama bagi desa-desa yang hanya memanfaatkan PAMSIMAS tanpa adanya pasokan air dari PDAM.
Diketahui selama ini, air bersih yang dialirkan PAMSIMAS bersumber dari mata air di kaki bukit, yang saat ini mulai mengering.
Akibatnya warga harus bergantian mengambil air menggunakan mesin air untuk mencukupi kebutuhan air bersih.
Sementara untuk mencuci piring dan pakaian dilakukan di aliran sungai kecil yang masih mengaliri desa.
• Sekda Landak Tutup Open Turnamen Bola Voli, Ajak Masyarakat Atasi Stunting
• Pj Bupati Samuel Lantik 267 PPPK Jabatan Fungsional Guru Formasi Tahun 2022 Kabupaten Landak
Lisa, satu di antara warga mengatakan biasanya ketersediaan air bersih di desa tersebut selalu melimpah.
Bahkan keran air yang berada di rumah tidak pernah ditutup karena air bersih selalu mengalir dari kaki bukit.
Namun jika musim kemarau panjang tiba, maka warga desa harus mulai berhemat menggunakan air.
"Selama ini kita memanfaatkan air dari bukit untuk kebutuhan minum, mandi dan mencuci. Kita bahkan tidak pernah beli air galon. Jadi kalau kemarau seperti ini, biasanya kita giliran sedot air PAMSIMAS pakai mesin, dan tampung air hujan kalau pas hujan," kata Lisa, Selasa 5 September 2023
Kondisi tersebut belum diketahui sampai kapan akan berlangsung, namun bagi Lisa kebutuhan air bersih tetap harus terpenuhi bagaimanapun caranya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Berdasarkan-perkiraan-BMKG-Indonesia-akan-mulai-memasuki-musim-kemarau.jpg)