Berita Viral

Diduga Rem Blong! Dua Peserta Karnaval Meninggal Dunia Diseruduk Truk 11 Lainya Luka Berat

Selain menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada seluruh korban dan keluarga, warga Surabaya itu juga menyatakan rasa sedihnya.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Dua Peserta Karnaval di Pacet Mojekerto Meningga Dunia usai diseruduk oleh truk. Diduga rem truk sedang bermasalah sehingga menabrak para peserta karnaval. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Musibah kecelakaan lalu llintas di Mojokerto dengan dua korban meninggal dunia.

Kejadian kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk tangki menabrak penonton karnaval di Pacet.

Supir telah ditetapkan menjadi tersangka dan menyatakan rasa sedihnya atas korban meninggal dunia.

Anton Dwi Aryatama (33) menyampaikan penyesalannya atas insiden yang terjadi.

Selain menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada seluruh korban dan keluarga, warga Surabaya itu juga menyatakan rasa sedihnya atas adanya korban yang meninggal dunia.

NASIB Jambret Viral Rampas Ponsel Turis Jepang Langsung Kena Karma, Alami Kecelakaan & Patah Tulang

Ungkapan penyesalan dan permintaan maaf sopir truk tangki tersebut disampaikan setelah polisi menetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan truk menabrak penonton karnaval.

"Saya minta maaf dan turut berbelasungkawa. Semoga arwah korban yang meninggal diterima Allah SWT," kata Anton di Mapolres Mojokerto, Jumat 25 Agustus 2023.

Sebelum menyampaikan permintaan maaf, Anton menceritakan situasi sebelum dan saat terjadi kecelakaan di persimpangan Karlina arah Desa Sajen.

Dia menuturkan, sebelum berbelok di persimpangan ke arah Desa Sajen, dirinya sempat berhenti selama 10 menit karena persimpangan dan jalan yang hendak dilewati dipenuhi penonton karnaval.

"Saya pas posisi belokan kiri itu berhenti selama 10 menit, karena melihat kondisi penuh keramaian," ungkap Anton.

Setelah melihat kondisi keramaian sedikit berkurang, Anton kemudian melaju secara pelan lalu berbelok ke kiri di persimpangan Karlina.

Ribuan Warga Antusias Meriahkan Karnaval Kemerdekaan di Singkawang

Namun, saat berbelok ke kiri dan memasuki jalan ke arah Desa Sajen, di depannya terdapat banyak motor.

Dia mengaku berupaya menghentikan truk yang dikemudikan, namun sayangnya rem kendaraannya terjadi masalah.

Karena rem tidak berfungsi, ditambah beban muatan dan kondisi jalan yang menurun, truk yang dikemudikannya tidak bisa dihentikan.

"(Truk) saya turun, waktu melihat motor banyak itu saya berhenti, tapi kondisi rem saya sempat enggak teratasi, makanya kena sepeda motor," ujar Anton.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved