Cuaca Ekstrem
Cerita Rustina Warga Semudun Mempawah yang Lihat Langsung Angin Puting Beliung Hantam Rumahnya
Tidak hanya puluhan rumah warga yang rusak, akan tetapi ada beberapa tiang listrik yang ikut tumbang, sehingga aliran listrik di Desa Semudun mati.
Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dihantam dahsyatnya Angin Puting Beliung, Senin 7 Agustus 2023 sekira pukul 14.00 WIB.
Sontak saja, terjangan keras Angin Puting Beliung tersebut membuat puluhan rumah warga porak poranda, terutama di bagian atap rumah yang ikut berterbangan dengan sapuan angin yang maha dahsyat.
Tidak hanya puluhan rumah warga yang rusak, akan tetapi ada beberapa tiang listrik yang ikut tumbang, sehingga aliran listrik di Desa Semudun mati.
Putaran Angin Puting Beliung yang menerjang Desa Semudun membuat panik warga, karena puting beliung yang terjadi begitu besar.
• Puluhan Rumah Dihantam Angin Puting Beliung, Anggota DPRD Kalbar Turut Prihatin
• Data Sementara, 57 Rumah Terdampak Angin Puting Beliung di Desa Semudun Mempawah
Seperti halnya salah satu warga, Rustina yang seketika membangunkan anaknya yang terlelap tidur untuk diminta mengumandangkan adzan.
Ketika itu, Rustina melihat putaran angin datang dari arah laut dengan begitu cepat, sehingga belum selesai anaknya adzan, Angin Puting Beliung sudah turut menghantam rumahnya.
"Tadi saat kejadian, saya lihat putaran angin sudah besar, saat itulah saya bangunkan anak saya untuk adzan, karena biasa memang kalau melihat angin kencang dari laut itu di suruh adzan. Namun, baru di kalimat Asyhadualla Ilaha Illallah, anginnya sudah sampai dan atap rumah saya langsung berterbangan," ungkap Rustina bercerita kepada awak media yang datang di lokasi.
Rustina mengatakan, hantaman angin yang begitu cepat sudah membuat sebagian besar atap rumahnya rusak.
"Kalau yang rusak itu dari dapur, seng rumah saya langsung bertaburan, kemudian di bagian depan sama garasi ikut rusak," ujarnya.
Meski demikian, Rustina masih bisa bersyukur, dengan musibah tersebut tidak ada keluarganya yang menjadi korban.
"Alhamdulillah keluarga saya selamat semuanya. Yang saya pikirkan itu hanya mama saya, karena sudah tidak bisa jalan," ungkapnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Rustina-salah-satu-warga-Semudun-yang-rumahnya.jpg)