Berita Viral

Viral Lelang 6 Juta Database Pengguna Kartu Kredit BCA, Pihak Bank Buka Suara

Sebanyak 6 Juta Database Pengguna Kartu Kredit BCA diduga dijual menjadi Berita Viral hari ini Selasa 25 Juli 2023.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
Twitter
Viral Lelang 6 Juta Database Pengguna Kartu Kredit BCA, Pihak Bank Buka Suara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebanyak 6 Juta Database Pengguna Kartu Kredit BCA diduga dijual menjadi Berita Viral hari ini Selasa 25 Juli 2023.

Unggahan disertai foto yang menyebutkan terdapat enam juta data pengguna kartu kredit Bank Central Asia (BCA) diduga dijual, ramai di media sosial.

Unggahan itu ditayangkan oleh akun Twitter ini pada Senin 24 Juli 2023.

Adapun data tersebut dijual di BreachForums.

Foto dalam unggahan tersebut menampilkan bahwa database berisi enam juta data pengguna kartu kredit BCA itu bocor pada Sabtu 22 Juli 2023 dan berasal dari https:/webform.bca.co.id/.

“Hello BreachForums, today I want to sell BCA Bank Credit Card User Database (Halo BreachForums, hari ini saya ingin menjual Database Pengguna Kartu Kredit Bank BCA),” tulis kalimat di dalam foto tersebut.

Viral Pelanggan Lama IndiHome Tak Bisa Daftar Paket Telkomsel One, Begini Caranya

Pengunggah mengatakan, database tersebut dari alamat, nomor telepon, dan lain-lain.

“Seseorang telah menjual Database BCA dari alamat, nomor telepon, dan yang lain dengan jumlah 6 juta data yang di jual,” tulis pengunggah.

Hingga Selasa 25 Juli 2023 siang, unggahan itu sudah dilihat lebih dari dari 200.500 kali dan mendapat 1.065 likes.

Lantas, bagaimana penjelasan pihak BCA?

Tanggapan BCA

Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn buka suara terkait dugaan kebocoran data pengguna kartu kredit BCA yang ramai di medsos tersebut.

Pihaknya mengeklaim sudah melakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran dari database pengguna kartu kredit BCA yang dijual tersebut.

“Sehubungan dengan informasi yang beredar yang diklaim sebagai data kartu kredit dari BCA, dapat kami sampaikan bahwa kami telah melakukan pengecekan, dan data yang diklaim beredar tersebut berbeda dengan data yang dimiliki oleh BCA,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa 25 Juli 2023.

Hera menuturkan, pihaknya selalu berupaya menjaga dengan baik data yang ada demi kenyamanan nasabah dengan standar berlapis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved