BKSDA Kalbar Terima Satwa Luwak Dewasa

Bebby Ikhlas Serahkan Bobby

Di rumah siswi kelas 5 SDIT Al Mumtaz ini, musang pandan atau luak yang diberi nama Bobby ini memang hidup sendirian atau tanpa pasangan.

|
Penulis: Didit Widodo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Didit Widodo
Aulia atau Bebby menyerahkan luwak atau musang pandan kesayangannya ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, di Jl Ayani Kota Pontianak, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang bocah perempuan warga Kota Pontianak menyerahkan seekor satwa, musang pandan atau musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus), yang telah empat tahun dipelihara sejak bayi ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar, untuk dikonservasi.

Ia berharap, Bobby menemukan pasangannya di alam liar.

Penyerahan musang yang didapat dari wilayah Kabupaten Kubu Raya itu difasilitasi kedua orangtua serta neneknya.

“Iklhas lah, biar dia bisa berkembang biak di alam liar,” kata Bebby (10), kemarin.

Di rumah siswi kelas 5 SDIT Al Mumtaz ini, musang pandan atau luak yang diberi nama Bobby ini memang hidup sendirian atau tanpa pasangan.

Di pinggangnya terdapat luka kecil melingkar lantaran meronta saat hendah dipindahkan ke kandang.

Baca juga: Rektor IKIP PGRI Dukung Gubernur Kalbar Terkait Rencana KKL Tematik

Didit 220723 musang 2
Bobby, Musang Pandan yang diserahkan ke BKSDA Kalbar.

“Bobby saya serahkan karena kasihan. Ya, karena sudah dewasa, mungkin sudah waktunya kawinan (mendapat pasangan)," kata Bebby yang tinggal di Jl Putri Dara Hitam Gg Tani 3 A, Pontianak Kota ini.

Satwa Bobby sudah empat tahunan hidup dipelihara keluarga Bebby.

Dulu, satwa ini didapat seorang pekerja alat berat di sebuah belantara alam di wilayah Kabupaten Kubu Raya yang tengah dibuka untuk perkebunan Sawit.

“Orang itu tak bisa merawatnya lalu diserahkan ke kami untuk dipelihara," tutur Bebby.

Saat itu hingga proses berjalannya waktu, keluargta Bebby faham betul bahwa musang luwak yang mereka pelihara adalah jenis satwa dilindungi.

Namun, karena sudah terlanjur sayang, musang yang mereka dapat masih merah dengan ukuran anak kucing itu tetap dipelihara hingga dewasa seperti sekarang.

Kesadaran untuk menyerahkan ke BKSDA Kalbar muncul dari empati dan rasa perikehewanan terhadap satwa Bobby itu.

"Dia sudah waktunya mendapat pasangan. Sementara jika terus di sini dia tidak ada teman, juga tidak ada musang betina yang bisa dipasangkan. Kami berfikir Bobby sudah waktunya kembali ke habitat aslinya. Bukan di sini," kata Ria, orangtua Beby menimpali.
Itikad baik keluarga Beby ibarat gayung bersambut setelah berkoordinasi dengan pegawai BKSDA Kalbar.

Keinginan Bebby dan keluarga untuk menyerahkan satwa itu ke negara segera terlaksana.

Dan alhasil, Selasa (18/7) siang, Beby dan keluarganya menyerahkan Bobby ke Kantor BKSDA Kalbar di Jl Ayani, Kota Ponbtianak.

Simbolisasi penyerahan satwa musang telah dilakukan, menyusul dengan pemberkasan dokumen.

Musang luak atau Luwak adalah hewan menyusui (mamalia) yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae).

Baca juga: Asrama TNI di Pontianak Terbakar, Kapendam XII/Tpr : Diduga Korsleting Listrik, Korban Nihil

Biasa mamalia liar ini kerap ditemui di sekitar permukiman dan bahkan perkotaan.

Hewan ini amat pandai memanjat dan bersifat arboreal, lebih kerap berkeliaran di atas pepohonan, meskipun tidak segan pula untuk turun ke tanah.

Musang juga bersifat nokturnal, aktif di malam hari untuk mencari makanan dan aktivitas lainnya.

Di alam liar, musang kerap dijumpai di atas pohon aren atau pohon kawung, rumpun bambu, dan pohon kelapa, jika di perkotaan biasanya musang bersarang di atap rumah warga, karena habitat alaminya sudah terganti oleh rumah-rumah manusia.

Kini habitatnya terancam lantaran dicari dan diperjual belikan untuk dipelihara.

Tak jarang mamalia ini pun menjadi santapan.

Ketua Satgas Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Kalbar, Mita menyebutkan bahwa musang luak yang mereka terima ini akan diobservasi dan dilatih pengenalan pakan.

Setelah siap segera direlease ke alam bebas.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya Bebby yang memiliki sifat konservasi. Semoga langkah baik ini bisa menjadi contoh bagi yang lain," kata Mita. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved