Waspada Rabies
Jumlah Gigitan Hewan Penular Rabies di Landak Meningkat
Saat ini sudah ada 627 kasus gigitan hewan penular Rabies yang sebagian besar berjenis anjing.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Jumlah kasus gigitan hewan penular Rabies di Kabupaten Landak meningkat.
Data terakhir pada bulan Juni 2023, sudah ada 627 gigitan se-Kabupaten Landak.
Pengelola Program Rabies Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Yudi Santoso mengatakan sampai saat ini sudah ada 627 kasus gigitan hewan penular Rabies yang sebagian besar berjenis anjing.
Adapula gigitan hewan kucing namun jumlahnya sangat sedikit.
• Kabupaten Landak Resmi Tetapkan Status KLB Kasus Rabies!
"Sementara itu untuk ketersediaan vaksin VAR dipastikan di setiap Puskesmas dan Rumah Sakit aman. Adapun update sementara stok vaksin VAR hari ini masih 70 dosis," kata Yudi. Jumat 21 Juli 2023.
Yudi mengatakan adapun kendala yang biasa dihadapi dalam penanganan kasus gigitan tersebut adalah lambatnya antisipasi ketersediaan vaksin oleh pengelola program di puskesmas.
Sehingga saat kasus gigitan hewan muncul dengan jumlah yang banyak, pihak puskesmas setempat biasanya akan mengarahkan pasien ke Puskesmas terdekat yang memiliki stok vaksin.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Landak telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap penyakit Rabies yang mengakibatkan 3 orang yang meninggal dunia, yang tersebar 1 orang di kecamatan Banyuke Hulu, 1 orang di Kecamatan Menyuke dan 1 orang di Kecamatan Sengah Temila.
• Waspada Rabies, drh Maulid Dio Suhendro Paparkan Analisanya
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-Anjing-Pemapar-Rabies-DPKPP-Kabupaten.jpg)