Public Service
Dapat Menyebabkan Kematian, Berapa Lama Tindakan Medis Jika Digigit Hewan Terinfeksi Virus Rabies?
Tak bisa dianggap sepele kasus Rabies memang hampir selalu berakibat fatal hingga berujung kematian.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Peggy Dania
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beberapa waktu belakangan ini kasus Rabies kembali menyita perhatian publik.
Tak bisa dianggap sepele kasus Rabies memang hampir selalu berakibat fatal hingga berujung kematian.
Baru-baru ini kembali beredar Viral video yang menunjukkan bocah yang terkena gigitan anjing dan diduga terinfeksi virus Rabies .
Dalam unggahan akun TikTok @kadeksusiani2481, balita perempuan yang ditemani orang tua nya itu rupanya terkena gigitan anjing.
Anak perempuan tersebut tampak meronta kejang-kejang dan tidak bisa minum air.
Kondisi balita tersebut dikabarkan semakin memburuk, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
• Sintang Terancam Kehabisan Vaksin Rabies Imbas Populasi Anjing yang Membludak
Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur (NTT), enam orang dikabarkan meninggal akibat penyakit anjing gila atau Rabies .
Banyak Dokter menyayangkan dan memberikan informasi di platform media sosial TikTok agar segera memberikan penanganan yang tepat ketika digigit anjing.
Pada saat manusia terinfeksi Rabies diharap dapat segera melakukan penanganan medis, seperti memberikan Serum Anti Rabies (SAR).
Lantas, berapa lama waktu jika manusia digigit anjing Rabies?
Dilansir dari tayangan YouTube Saddam Ismail, Infeksi pada hewan ini berkembang dalam 21-80 hari setelah terpapar, tetapi masa inkubasi bisa lebih pendek.
Masa inkubasi virus Rabies pada hewan berkisar antara 3 – 8 minggu.
Masa inkubasi pada manusia bervariasi, biasanya 2 – 8 minggu
Kadang- kadang 10 hari sampai 2 tahun, tetapi rata- rata masa inkubasinya 2 – 18 minggu.
• Kekurangan Vaksin Masih Usulan ke Pusat, Kadisbunnak Kalbar Minta Pemahaman Masyarakat Cegah Rabies
Berikut cara penanganan yang tepat seperti yang disarankan pada tayangan YouTube Saddam Ismail tersebut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Apakah-Penyakit-Rabies-Bisa-Sembuh-Siapa-yang-Menemukan-Vaksin-Rabies.jpg)