Pelindo Hijaukan Indonesia Bersama DLH Dan Disdikbud Kota Pontianak

Penanaman pohon produktif  dengan tinggi 1 hingga 2 meter sebanyak 685 pohon untuk kota Pontianak, dimana sebesar 400 pohon buah produktif...

Penulis: Ferryanto | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup, Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak.

Adapun acara ini dihadiri oleh Tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Dewan Guru, Siswa Siswi SMP Negeri 19 Pontianak dan Tim TJSL Pelindo Regional 2 Pontianak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, dihadapan seluruh peserta menyampaikan instruksi dari Wali Kota Pontianak bahwa menyambut baik program “Pelindo Hijaukan Indonesia”  dengan melakukan penanaman pohon buah yang produktif di beberapa sekolah di Pontianak.

“Kita mencoba untuk mengurangi krisis atau efek rumah kaca dengan menanam pohon, seperti yang kita ketahui bahwa 1 pohon itu dapat menghidupi 2 orang manusia,” ujar Syarif.

Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak.
Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak. (TRIBUNFILE/ISTIMEWA)

Sri Sujiarti Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pontianak menambahkan tubuh kita sehat karena banyak oksigen yang dihasilkan dari banyak pohon, dan kita patut bersyukur dengan adanya program penanaman pohon ini di beberapa sekolah Pontianak.

Gubernur Kalbar Minta BAPBJ dan Pokja Pahami Aturan Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalbar

“Dulu trend penghijauan untuk penanaman pohon tanpa memperhatikan apakah itu pohon berbuah atau bukan, namun untuk sekarang berkembang dimana penanaman pohon, selain menghasilkan oksigen, juga diharapkan menghasilkan buah atau sayuran yang dapat menambah manfaat lainnya”, jelas Sri.

Penanaman pohon produktif  dengan tinggi 1 hingga 2 meter sebanyak 685 pohon untuk kota Pontianak, dimana sebesar 400 pohon buah produktif yang di disebar dan ditanam di 94 sekolah, baik di SD Negeri maupun SMP Negeri Kota Pontianak, dan selebihnya akan di tanam di area Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak.

Pohon ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo tahun 2023 yang bertema “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan jumlah total pohon produktif sebanyak 8.480 pohon.

Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak.
Pelindo Regional 2 Pontianak mengadakan program “Pelindo Hijaukan Indonesia” dengan bersinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dengan melakukan penamanan pohon buah di SMP Negeri 19 Pontianak, Jalan Ampera Pontianak. (TRIBUNFILE/ISTIMEWA)

DGM Keuangan & SDM yang mewakili General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Bapak Arif Mustangin menyatakan bahwa program ini merupakan amanah dari Direksi Pelindo dan juga turunan amanah dari Kementerian BUMN.

“Kami meminta agar pohon pohon ini dirawat, dan pada beberapa waktu kedepan kami akan meninjau kembali perkembangan pohon pohon tersebut,” tambah Arif lagi.

Program ini diharapkan dapat menginspirasi instansi lain, baik di lingkungan kementerian BUMN maupun lainnya, dan dapat memberikan manfaat yang baik bagi lingkungan dan masyarakat di Kota Pontianak. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved